Abstract :
PT Bukit Asam Tbk menggunakan alat angkut Komatsu HD 785 dalam kegiatan
pengangkutan lapisan tanah penutup (overburden) dari front loading menuju ke area
disposal dengan jarak 3,3 km. PT Bukit Asam Tbk memiliki target produktivitas sebesar
84 bcm/jam dan target fuel ratio sebesar 0,77 ltr/bcm. Berdasarkan data perusahaan
didapatkan nilai produktivitas alat angkut Komatsu HD 785 tidak mencapai target
sehingga nilai fuel ratio pun menjadi tinggi atau tidak sesuai dengan target yang telah
ditetapkan. Setelah dilakukan observasi dilapangan, diketahui bahwa tidak tercapainya
produktivitas alat angkut Komatsu HD 785 dapat disebabkan oleh kondisi jalan angkut
yang tidak ideal. Seperti kemiringan jalan yang tidak sesuai standar perusahaan yaitu
8% dan kondisi lebar jalan angkut yang tidak sesuai dengan lebar minimum. Sehingga
perlu dilakukan perbaikan terhadap kondisi jalan angkut dengan tujuan untuk
mendapatkan nilai optimalisasi fuel ratio Komatsu HD 785.
Penelitian ini dilakukan dengan memperhitungkan cycle time alat angkut,
konsumsi bahan bakar, lebar jalan angkut, kemiringan jalan, total tahanan alat angkut
yang mencakup tahanan kemiringan dan tahanan gulir, serta dilakukan analisis nilai
rimpull atau tenaga yang dibutuhkan alat angkut untuk mengatasi total tahanan tersebut.
Berdasarkan hasil pengolahan data aktual dilapangan, didapatkan produktivitas
Komatsu HD 785 yaitu 79,99 bcm/jam dan fuel ratio Komatsu HD 785 yaitu 0,85
ltr/bcm. Hal ini menunjukkan bahwa produktivitas dan fuel ratio tidak sesuai dengan
target yang dimiliki oleh perusahaan.
Setelah dilakukan simulasi perbaikan terhadap kondisi jalan angkut dengan
simulasi kemiringan jalan yaitu 8% dan lebar jalan angkut sesuai dengan lebar minimum
perhitungan teoritis, sehingga terjadi perubahan pada nilai cycle time yang menurun,
didapatkan produktivitas setelah perbaikan yaitu 85,59 bcm/jam dan fuel ratio setelah
perbaikan yaitu 0,80 ltr/bcm. Diketahui setelah dilakukan simulasi perbaikan terhadap
kondisi jalan angkut, produktivitas dan fuel ratio sudah teroptimalisasi dengan baik
dibanding dengan data aktual yang ada sebelumnya.