Abstract :
Lapangan MUL merupakan salah satu lapangan pada Sub Cekungan Aru, Cekungan Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fasies pengendapan, sikuen stratigrafi serta pemodelan fasies pengendapan pada lapangan MUL. Metode penelitian yang dilakukan yaitu analisis litofasies dan elektrofasies dilanjutkan dengan korelasi kronostratigrafi dan model distribusi fasies dengan metode Sequential indicator Simulation. Marker yang dihasilkan dari hasil korelasi kemudian diikatkan dengan data seismic untuk mengetahui posisinya pada penampang seismic, didapatkan hasil korelasi sebesar 0.525 pada sumur NAM 2, 0,712 Sumur MUL 7, 0,579 sumur MUL 8 dan 0,424 sumur MUL 9. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan daerah penelitian tersusun atas beberapa litologi diantaranya batupasir dan batulempung. Pada analisa elektrofasies, daerah penelitian memiliki tiga fasies yaitu Foreshore, Upper Shoreface dan Lower Shoreface dengan lingkungan pengendapan transisi (Sand Beach) yang dianalisis menggunakan data biostratigrafi. Daerah penelitian difokuskan pada sikuen yaitu orde ketiga yang membagi daerah penelitian menjadi satu set sikuen dengan tiga system tract yaitu dari awal formasi Keutapang mengalami regresi (lowstand system tract) selanjutnya mengalami kenaikan muka air laut (transgressive system tract) dan Higtstand system tract terjadinya Kenaikan secara relative serta mengalami penurunan Kembali.