Abstract :
Latar Belakang : Cedera kepala didefinisikan sebagai suatu kerusakan,yang terjadi pada bagian kepala,yang,disebabkan oleh adanya serangan atau benturan luar secara fisik dengan atau tanpa penurunan kesadaran. Teknik evaluasi keparahan cedera kepala dapat menggunakan Glasgow Coma Scale (GCS).
Cedera kepala diklasifikasikan menjadi cedera kepala ringan, cedera kepala sedang dan cedera kepala berat. Kondisi cedera kepala dapat berlanjut menjadi cedera sekunder seperti koagulopati yang ditandai dengan adanya penurunan jumlah trombosit.
Tujuan : Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan derajat cedera kepala terhadap jumlah trombosit pada pasien cedera kepala anak di RSUD Raden Mattaher.
Metode : Penelitian adalah penelitian analitik dengan rancangan penelitian menggunakan pendekatan observasional retrospektif. Pengambilan data diperoleh dari data sekunder berupa rekam medis pada pasien cedera kepala anak pada tahun 2018-2022 di RSUD Raden Mattaher Jambi menggunakan metode total sampling.
Hasil : Dari 220 sampel diperoleh pasien cedera kepala anak mayoritas berjenis kelamin laki-laki (70,9 %), penyebab cedera disebabkan kecelakaan lalu lintas (77,7%) kemudian pasien yang mengalami perubahan jumlah trombosit (20%). Hasil uji statsistik Kruskall-wallis didapatkan nilai P < 0,05.
Kesimpulan : Terdapat hubungan derajat cedera kepala terhadap jumlah trombosit pada pasien cedera kepala anak di RSUD Raden Mattaher.
Kata Kunci : cedera kepala, derajat cedera kepala, jumlah trombosit.