DETAIL DOCUMENT
TINGKAT PENCEMARAN LOGAM KADMIUM, BESI, KROMIUM, DAN TEMBAGA PADA AIR SUMUR DI SEKITAR TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR (TPA) LAMA TALANG GULO KOTA JAMBI
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jambi
Author
Gayatri, Indah
Yanova, Shally
Gusri, Lailal
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2023-12-20 06:46:23 
Abstract :
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Talang Gulo merupakan salah satu TPA di Kota Jambi yang menerapkan sistem pengelolaan sampah secara sanitary landfill dan open dumping. Namun sistem pengelolaan secara open dumping tidak beroperasi lagi karena diganti dengan sistem sanitary landfill. Proses penimbunan sampah pada lahan open dumping akan menghasilkan pencemar berupa air lindi. Hal ini berpotensi terjadinya pencemaran air sumur gali yang digunakan warga di sekitar TPA akibat rembesan dari air lindi yang mengandung logam berat. Air lindi yang memiliki sifat toxic dapat memberikan efek yaitu menurunnya kualitas air sumur gali di sekitarnya, sehingga perlu dilakukan analisis tingkat pencemaran logam berat kadmium, besi, kromium, dan tembaga pada air sumur gali di sekitar TPA Talang Gulo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran logam berat pada air sumur warga di sekitar TPA Talang Gulo Kota Jambi dan untuk mengetahui pengaruh jarak air sumur warga dari TPA Talang Gulo Kota Jambi. Metode penelitian ini yaitu purposive dengan berdasarkan jarak 70 m, 230 m, dan 300 m dari lahan open dumping TPA Talang Gulo. Setiap jarak diambil 1 sampel, dengan total sampel yang diperoleh 3 sampel. Sampel akan diuji kandungan logam berat menggunakan Spektrofometer Serapan Atom (AAS) yang dilakukan di laboratorium Air Universitas Andalas. Pada penelitian ini didapatkan konsentrasi logam berat pada air sumur gali di sekitar TPA Talang Gulo Kota Jambi yang berjarak 70 m, 230 m, dan 300 m didapatkan konsentrasi logam kadmium sebesar 0,054 mg/L, 0,043 mg/L, 0,021 mg/L, konsentrasi logam besi sebesar 1,023 mg/L, 0,663 mg/L, 0,387 mg/L, konsentrasi logam kromium sebesar 0,062 mg/L, 0,046 mg/L, 0,038 mg/L, konsentrasi logam tembaga sebesar 0,509 mg/L, 0,0316 mg/L, 0,111 mg/L. Berdasarkan hasil yang didapatkan konsentrasi logam kadmium dan besi pada jarak 70 m, 230 m, dan 300 m sudah melebihi baku mutu N.J.A.C dan Permenkes No. 02 Tahun 2023. Nilai konsentrasi logam kromium sudah melebihi baku N.J.A.C pada jarak 70 m, 230 m, dan 300 m, sedangkan berdasarkan baku mutu Permenkes No. 02 Tahun 2023 konsentrasi logam kromium di jarak 70 m melebihi baku mutu dan jarak 230 m dan 300 m masih berada di bawah standar baku mutu. Nilai konsentrasi logam tembaga yang didapatkan pada jarak 70 m, 230 m, dan 300 m masih berada di bawah standar baku mutu N.J.A.C. Hasil analisis menggunakan indeks pencemaran C/P dengan jarak 70 m, 230 m, dan 300 m pada logam kadmium berdasarkan N.J.A.C sebesar 13,5, 10,75, dan 5,25, berdasarkan Permenkes No. 02 Tahun 2023 sebesar 18, 14,3, dan 7 termasuk kategori teramat sangat tercemar dan tercemar sangat berat. Nilai indeks C/P logam besi berdasarkan N.J.A.C sebesar 3,41, 2,21, dan 1,29, berdasarkan Permenkes No. 02 Tahun 2023 sebesar 5,12, 3,32, dan 1,94 termasuk kategori cukup tercemar. Indeks logam kromium berdasarkan N.J.A.C sebesar 0,886, 0,657, dan 0,543, berdasarkan Permenkes No. 02 Tahun 2023 sebesar 1,24, 0,92, dan 0,76 termasuk kategori terkontaminasi sangat berat dan sedikit tercemar. Nilai indeks C/P logam tembaga berdasarkan N.J.A.C sebesar 0,392, 0,243, dan 0,085, berdasarkan Permenkes No. 02 Tahun 2023 sebesar 0,255, 0,158, 0,056 tingkat C/P termasuk kategori cukup terkontaminasi. Pengaruh jarak air sumur gali dari lahan open dumping TPA Talang Gulo Kota Jambi menggunakan regresi linear sederhana. Hasil yang didapat yaitu nilai R pada logam kadmium sebesar 0,92, logam besi nilai R yang didapat sebesar 0,99, logam kromium nilai R yang didapat sebesar 0,99, dan yang terakhir pada logam tembaga nilai R yang didapat sebesar 0,97. Berdasarkan nilai R dari ke empat logam menunjukkan bahwa adanya pengaruh sangat tinggi terhadap jarak sumur gali warga dari lahan open dumping TPA. Sehingga adanya zat pencemar berupa logam berat kadmium, besi, kromium, dan tembaga dalam air sumur gali. Mengingat konsentrasi logam kadmium, besi, kromium yang melebihi standar baku mutu, namun ada satu logam yang masih di bawah standar baku mutu. Disarankan bagi masyarakat yang bermukim di sekitar TPA untuk tidak langsung menggunakan air sumur gali tanpa dilakukan pengelolaan terlebih dahulu karena air sumurnya telah tercemar oleh logam kadmium, besi, dan kromium serta telah terkontaminasi oleh logam tembaga. SUMMARY Talang Gulo Final Disposal Site (TPA) is one of the TPAs in Jambi City that implements a waste management system using sanitary landfill and open dumping. However, the open dumping management system no longer operates because it was replaced with a sanitary landfill system. The process of storing waste in open dumping areas will produce pollutants in the form of leachate. This has the potential to cause contamination of dug well water used by residents around the landfill due to seepage of leachate containing heavy metals. Leachate water which has toxic properties can have the effect of decreasing the quality of dug well water in the surrounding area, so it is necessary to analyze the level of pollution 
Institution Info

Universitas Jambi