Abstract :
Kutu daun (Aphis gossypii) merupakan salah satu hama yang menyerang tanaman terung. Umumnya, petani mengendalikan serangan hama dengan insektisida sintetik sehingga dapat menimbulkan dampak yang kurang baik terhadap lingkungan. Oleh sebab itu, dicari pengendali hama dengan pengendali hayati, salah satu upaya tersebut yaitu penggunaan tanaman refugia jengger ayam (Cellosia argentea). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tanaman refugia jengger ayam terhadap kelimpahan hama A.gossypii G. pada tanaman terung. Penelitian dilaksanakan di kebun Botani Desa Solok Kabupaten Muaro Jambi, di Laboratorium Dasar dan Terpadu Universitas Jambi. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai Juni 2023. Design eksperimen yang digunakan yaitu eksperimen murni. Metode pengambilan data dengan total counts. Penelitian ini menggunakan 2 plot penelitian yaitu plot eksperimen menggunakan tanaman terung yang dikelilingi tanaman refugia dan plot kontrol menggunakan tanaman terung tanpa tanaman refugia. Setiap tumbuhan yang ada di kedua plot akan diambil data kelimpahan kutu daun setiap minggu nya selama 12 minggu masa pengamatan. Parameter pengamatan adalah kelimpahan individu A.gossypii. Data kelimpahan yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan menggunakan rumus uji independent sample t-test dengan menggunakan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 26 for Windows. Hasil penelitian yang telah dilakukan pada pengamatan lahan eksperimen diperoleh total 3231 individu, sedangkan pada pengamatan lahan kontrol diperoleh total 6737 individu. Kelimpahan tertinggi didapatkan pada minggu ke-3 mspt pada lahan eksperimen dan kontrol.