Abstract :
ABSTRAK
Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan
nasional yang termasuk komoditas strategi di Indonesia memiliki nilai ekonomis
yang tinggi. Budidaya bawang merah berkembang dan diusahakan petani mulai di
dataran rendah sampai dataran tinggi. Untuk mengurangi dampak penggunaan
pupuk anorganik tersebut harus meningkatkan penggunaan pupuk organik.
Penelitian dilaksanakan di Teaching and Research Farm Fakultas Pertanian
Universitas Jambi, Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten
Muara Jambi, penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret sampai Mei tahun
2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor
yaitu Pupuk Organik Cair (POC) Sabut Kelapa dengan perlakuan sebagai berikut
p0 = 0 mL L-1
, p1 = 100 mL L-1
, p2 = 200 mL L-1
, p3 = 300 mL L-1
, p4 = 400 mL
L
-1
, p5 = 500 mL L-1
Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh
24 petak percobaan, pada setiap percobaan terdapat 30 tanaman dengan 4 tanaman
sampel, jumlah tanaman keseluruhan 720 tanaman. Ukuran petakan masing?masing 1,2 x 1,2 m jarak tanaman 20 x 20 cm. Jarak antar perlakuan 50 cm.
Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun per rumpun, jumlah
umbi per rumpun, bobot basah umbi per rumpun, bobot kering umbi per rumpun,
bobot per umbi, susut bobot umbi per rumpun, dianalisis menggunakan sidik
ragam, untuk melihat perbedaan antar perlakuan diuji lanjut dengan Duncan
Multiple Range Test pada taraf ? = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pemberian berbagai POC sabut kelapa belum mampu meningkatkan pertumbuhan
dan hasil tanaman bawang merah