DETAIL DOCUMENT
Hubungan Tingkat Stres Dengan Kadar Gula Darah Puasa Pada Dewasa Muda
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jambi
Author
Haryono, Niken Aurora
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-01-03 08:04:27 
Abstract :
Latar Belakang : Kadar gula darah merupakan banyaknya glukosa yang terdapat dalam darah. Adapun beberapa faktor yang dapat berpengaruh pada kadar gula darah, yaitu akivitas fisik, kategori Indeks Massa Tubuh (IMT), dan tingkat stres. Stres berpengaruh pada peningkatan produksi hormon kortisol yang melawan efek insulin, sehingga menyebabkan kadar glukosa darah meningkat. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dengan sifat analitik observasional. Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan 67 subjek penelitian. Data penelitian didapatkan dengan pengisian kuesioner Perceived Stress Scale untuk menilai tingkat stres, kuesioner Food Recall 1x24 jam, pemeriksaan fisik antropometri, dan pengambilan darah vena untuk menganalisis gula darah puasa. Hasil penelitian : Penelitian ini memiliki 67 subjek penelitian dengan karakteristik dominan adalah usia 18-40 tahun (76,1%), berjeniskelamin perempuan (83,6%), bekerja sebagai pegawai (98,5%), seluruhnya memiliki asupan energi tidak seimbang (100%), memiliki status gizi obesitas I (47,8%), dengan tingkat stres rendah (82,1%), dan gula darah puasa normal (98,5%). Setelah dilakukan uji statistik chi square, didapatkan nilai P = 0,638. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara tingkat stres dengan kadar gula darah puasa pada dewasa muda Kata Kunci : Tingkat stres, kadar gula darah puasa 
Institution Info

Universitas Jambi