Abstract :
Penyakit degeneratif menjadi masalah kesehatan yang paling serius karena menjadi penyebab kematian paling besar di Indonesia. Hal ini terjadi karena adanya stres oksidatif yang dapat menyebabkan patofisiologi penuaan dan beberapa penyakit degeneratif seperti kanker, diabetes melitus dan komplikasinya. Antioksidan merupakan zat atau senyawa yang dapat melindungi sel tubuh dari kerusakan dengan menangkal radikal bebas. Antioksidan dapat diperoleh dari tumbuhan yang sering dikorelasikan dengan kandungan senyawa fenoliknya. Salah satu tumbuhan yang memiliki kandungan senyawa fenolik yang tinggi yaitu Daun Pedada Merah (Sonneratia caseolaris). SCOBY (Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast) dapat meningkatkan kandungan nutrisi dan senyawa metabolit sekunder pada produk fermentasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah fermentasi SCOBY infusa kulit jeruk gerga berpengaruh terhadap kadar fenol total, flavonoid total, dan aktivitas antioksidan. Pada penelitian ini akan dilakukan fermentasi SCOBY dari infusa Daun Pedada Merah. Penetapan kadar fenol total dan penetapan kadar flavonoid total menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Pengujian antioksidan dilakukan dengan metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-picrylhydrazyl) menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 517 nm dengan pembanding asam galat. Pada infusa Daun Pedada Merah, didapatkan kadar fenol total sebesar 2,192%; kadar flavonoid total 0,811%; dan nilai IC50 sebesar 46,058 µg/mL. Pada fermentasi SCOBY Daun Pedada Merah, didapatkan kadar fenol total sebesar 2,423%; kadar flavonoid total 0,853%; dan nilai IC50 sebesar 45,615 µg/mL.