Abstract :
viii
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui apa yang menyebabkan
menurunnya partisipasi Kecamatan di Mestong pada pemilihan Gubernur dan
Wakil Gubernur Tahun 2020. Partisipasi masyarakat di Kecamatan Mestong
menurun sebanyak 9,11% dari partisipasi 2015-2020. Penelitian ini menggunakan
jenis penelitian Deskriptif dengan pendekatan metode Kualitatif. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan
dukumentasi. Teori yang di gunakan adalah Partisipasi Politik menurut Ramlan
Surbakti terbagi menjadi empat indikator yaitu kesadaran politik, kepercayaan
terhadap pemerintah, status sosial, dan status ekonomi. Hasil Penelitian ini
menunjukan bahwa partisipasi di Kecamatan Mestong menurun akibat faktor
kurangnya kesadaran masyarakat akan hak dan kewajiban sebagai warga negara,
kurangnya kepercayaan terhadap pemerintah dikarenakan masyarakat merasa tidak
puas dengan kinerja yang pemerintah lakukan serta janji-janji yang tidak ditepati
pada periode sebelumnya, kurangnya tingkat pendidikan karena masih banyak
masyarakat suku anak dalam (SAD) yang pendidikannya sangat rendah, pekerjaan
masyarakat mayoritas petani, buruh lepas dan serabutan, serta pendapatannya
rendah, upaya yang dilakukan oleh KPU dan Partai Politik adalah menepati janji-
janji sebelumnya, melakukan sosialisasi ke masyarakat secara langsung, media
sosial, media cetak, membuat event, dan kegiatan bersama masyarakat untuk
meningkatkan partisipasi masyarakat di tahun 2024 mendatang.
Kata kunci : Pilgub, partisipasi politik, masyarakat.