DETAIL DOCUMENT
ARAHAN PENGEMBANGAN AGROFORESTRI BERBASIS KOPI LIBERIKA (Coffea liberica) PADA BLOK PEMANFAATAN KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG (KPHL) UNIT XVII TANJUNG JABUNG BARAT
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jambi
Author
Fadillah Rahman, Indah
Subject
SD Forestry 
Datestamp
2024-01-09 03:48:37 
Abstract :
Arahan Pengembangan Agroforestri Berbasis Kopi Liberika (Coffea liberica) Pada Blok Pemanfaatan Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit XVII Tanjung Jabung Barat (Indah Fadillah Rahman dibawah bimbingan Dr. Ir. Eva Achmad, S.Hut., M.Sc., IPM dan Ir. Agus Kurniawan M, S.P., M.Si) Tingginya perambahan yang menyebabkan deforestasi pada kawasan hutan di Tanjung Jabung Barat terutama di KPHL Unit XVII Tanjung Jabung Barat, diharapkan dapat diatasi dengan pengembangan agroforestri tanaman kopi di sela-sela tanaman kehutanan dengan berpola agroforestri sederhana. Dimana pada blok pemanfaatan bagian daerah okupasi inilah, diupayakan budidaya kopi liberika pola agroforestri dengan komoditas gelam (Melaleuca leucadendron) dan pulai rawa (Alstonia pneumatophora). Kopi liberika merupakan salah satu komoditas yang diarahkan pengembangannya di KPHL Unit XVII Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Unit XVII Tanjung Jabung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan untuk arahan pengembangan agroforestri berbasis kopi liberika (Coffea liberica) pada blok pemanfaatan KPHL Unit VXII Tanjung Jabung Barat. Penelitian dimulai dari pengumpulan data dan peta yang bisa didapatkan melalui situs resmi milik pemerintah maupun melakukan pengolahan data dengan sumber data dari situs resmi lainnya. Dan dilanjutkan dengan survei lapangan yaitu survei kedalaman dan kematangan gambut, survei karakreristik SLH dan pengumpulan data kopi liberika dan tahap pasca survei lapangan yaitu analisis sampel tanah di laboratorium, analisis kesesuaiaan lahan dengan pengembangan agroforestri kopi liberika. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Pengembangan agroforestri berbasis kopi liberika pada blok pemanfaatan KPHL Unit XVII Tanjung Jabung Barat Berdasarkan peta tumpang tindih SLH dengan sub kelas kesesuaian lahan pada SLH 1.1, 2.1, dan 3.1 yaitu S3-nr sesuai marginal (S3) dengan faktor pembatas berupa retensi hara berupa KB sedangkan SLH 4.1 dan 4.2 yaitu S3-rc,nr sesuai marginal (S3) dengan faktor pembatas berupa retensi hara berupa KB dan kedalaman gambut. Sedangkan pengembangan agroforestri berbasis gelam dan pulai rawa pada blok pemanfaatan KPHL Unit XVII Tanjung Jabung Barat Berdasarkan peta tumpang tindih SLH dengan sub kelas kesesuaian lahan pada SLH 1.1, 2.1 yaitu S2-rc cukup sesuai dengan faktor pembatas berupa media perakaran yaitu ketebalan dan kematangan gambut, 3.1 yaitu S3-rc sesuai marginal dengan faktor pembatas media perakaran yaitu kedalaman gambut, sedangkan SLH 4.1 dan 4.2 yaitu N-rc,nr tidak sesuai dengan faktor pembatas berupa media perakaran yaitu kedalaman gambut. Kata Kunci: Agroforestri, Kopi Liberika, Kesesuaian Lahan. 
Institution Info

Universitas Jambi