Abstract :
Tanaman kelapa sawit (Elaeis guinensis Jacq) merupakan komoditas yang memiliki
peranan penting dalam sektor tanaman perkebunan di indonesia, menghasilkan
minyak kelapa sawit sehingga mampu memberi nilai ekonomi dan menjadikan
sumber pendapatan devisa pada negara. Maka diperlukan tindakan peremajaan
tanaman kelapa sawit. Untuk melakukan peremajaan kelapa sawit maka diperlukan
media tanam yang baik dengan upaya pemberian abu boiler dan NPKMg Abu
boiler merupakan hasil pembakaran tandan kosong kelapa sawit, cangkang dan
serat sawit dalam ketel dengan suhu yang sangat tinggi yaitu 800 ? 900ºC. Abu
boiler mengandung beberapa unsur hara dan bersifat basa yang mampu
memberikan kadar pH pada tanah ultisol .Penelitian ini bertujuan untuk melihat
respon dan kobinasi pemberian abu boiiler dan pupuk NPKMg terhadap
pertumbuhan bibit kelapa sawit di pembibitan utama. Penelitian ini dilaksanakan di
Teaching and Research Farm Fakultas Pertanian Universitas Jambi. Waktu
pelaksanaan selama tiga bulan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak
Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu faktor yaitu pemberian abu boiler dan
NPKMg yang terdiri dari 5 taraf perlakuan yaitu 100 % Pupuk NPKMg (p0), 400
gram abu boiler + Setengah dosis anjuran (NPKMg) ( p1) , 450 gram abu boiler
+ setengah dosis anjurann (NPKMg) (p2), 550 gram abu boiler + setengah dosis
anjuran(NPKMg) (p3) 600 gram abu boiler + setengah dosis anjurann(NPKMg)
(p4).Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman, Jumlah Pelepah, bobot kering
tajuk, bobot kering akar, rasio tajuk akar dan luas daun. Hasil penelitian
menunjukkan pengaruh nyata terhadap Jumlah Pelepah ,Luas daun, dan rasio tajuk
akar. Namun belum mampu memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan
terhadap variabel tinggi tanaman, bobot kering tajuk, dan bobot kering akar, akan
tetapi pemberian 400 gram+Setengah dosis NPKMg mampu menyamai perlakuan
pemberian 100% NPKMg.