Abstract :
Penelitian ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk menganalisa
gaya kepemimpinan transformasional pada Dewan Kerja Pramuka di Provinsi
Jambi dan menganalisa faktor penghambat gaya kepemimpinan transformasional
pada Dewan Kerja Pramuka di Provinsi Jambi. Kepemimpinan Transformasional
merupakan suatu gaya kepemimpinan atau suatu model kepemimpinan untuk
meningkatkan sumberdaya manusia dan hubungan efek pemimpin terhadap
bawahan dapat diukur, dengan indikator adanya kepercayaan, kekaguman,
kesetiaan, dan hormat terhadap pemimpin, berusaha untuk memotivasi pengikut
untuk melakukan sesuatu yang lebih dan melakukannya melampaui harapan
mereka sendiri.
Penelitian ini mengambil empat informan dari Dewan Kerja Pramuka di
Provinsi Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan
studi kasus. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan
dokumen. Teknik analisis penyajian data dimulai dari pengumpulan data
observasi, wawancara dan dokumen.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ketua Dewan Kerja Pramuka di
Provinsi Jambi sudah cukup menerapkan gaya kepemimpinan transformasional
dengan baik dengan mengikuti 4 (empat) komponen-komponen gaya
kepemimpinan transformasional, antara lain: 1) Idealized Influence (Pengaruh
Ideal); 2) Intellectual Stimulation (Simulai Intelektual); 3) Individual
Consideration (Pertimbangan Individual); 4) Inspiratiional Motivation (Motivasi
Inspirasi). Walaupun masih ada beberapa kendala yang dialami oleh Ketua Dewan
Kerja Pramuka di Provinsi Jambi seperti dalam melakukan suatu inovasi
dikarenakan faktor SDM seperti sulitnya mengajak anggota berkumpul atau
berdiskusi untuk melakukan suatu inovasi dan memerlukan waktu yang banyak
untuk menghasilkan suatu keputusan.