Abstract :
Perubahan sifat tanah gambut banyak mempengaruhi faktor lain, salah satunya
kegiatan pemanfaatan lahan gambut untuk pertanian dan perkebunan yang memberikan
kontribusi secara nyata bagi rusaknya ekosistem gambut. Tujuan dari penelitian adalah
untuk menganalisis karakteristik fisika tanah gambut yang berada di Desa Mentawak
Baru, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun. Penelitian ini dilakukan dengan
metode survey dengan skala peta 1:50.000. Penentuan pengambilan sampel dilakukan
pada grid yang dibuat tegak lurus dengan saluran drainase. Grid dibuat degan jarak 500
m x 1000 m. Parameter yang diamati sebagai data utama meliputi tinggi muka air,
kedalaman gambut, kematangan gambut, bobot volume, kadar air, dan total ruang pori.
Nilai bobot volume pada penelitian ini berkisar antara 0.07 g/m3
? 0.18 g/m3
, Kadar air
429.10% ? 1150 %, dan total ruang pori 87.10 ? 94.09%. Terdapat 5 kelas kedalaman
yang ada pada lahan gambut di Desa Mentawak Baru yaitu bergambut 0-50 cm seluas
118 ha (12.1%), gambut dangkal 50-100 cm seluas 40 ha (4.1%), gambut sedang 100-
200 cm seluas 211 ha (21.7%), gambut dalam 200-300 cm seluas 302 ha (31.1%), dan
gambut sangat dalam >300 cm seluas 298 ha (30.7%). Tingkat kematangan gambut
lapisan atas 0-60 cm terdiri dari dua tingkat kematangan dominan yaitu saprik dan
hemik dengan kematangan saprik 724 ha (48%) dan hemik seluas 236 ha (15%).
Kata Kunci: lahan gambut, karakteristik, fisika, system informasi geografis