Abstract :
Temulawak merupakan tanaman yang tergolong dalam suku temu-temuan yang digunakan untuk pembuatan obat tradisional. Temulawak mengandung kurkumin dan minyak atsiri yang berfungsi untuk meningkatkan nafsu makan, Penelitian ini bertujuan untuk mengetauhi pengaruh pemberian temulawak dalam Urea Molases Blok (UMB) terhadap pertambahan bobot badan dan ukuran tubuh badan pada kambing Peranakan Etawa (PE). Penelitian ini dilaksanakan di kandang kelompok tani, Desa Panerokan Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari, mulai dari tanggal 25 September 2022 sampai dengan 25 Oktober 2022. Materi yang digunakan adalah kambing Peranakan Etawa berumur dibawah 1 tahun sebanyak 16 ekor dengan bobot badan berkisar antara 11 kg ? 30 kg, hijauan, Urea Molasses Blok (UMB) dan temulawak. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak kelompok dengan 4 perlakuan dan 4 kelompok. Perlakuannya adalah P0: Hijaun 100 % , P1: Hijauan + UMB, P2: Hijauan + UMB + 15 gram tepung temulawak Selama3 hari, P3: Hijauan + UMB + 15 gram tepung temulawak Selama 7 hari. Peubah yang diamati pada penelitian ini yaitu konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, lingkar dada dan tinggi badan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam, jika analisis berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian temulawak dalan Urea Molasses Blok (UMB) tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, bobot badan, lingkar dada dan tinggi badan. Rataan konsumsi bahan kering harian kambing PE adalah 920-990 g/ekor/hari selama 30 hari. Disimpulkan bahwa pemberian temulawak dalam Urea Molasses Blok (UMB) selama 7 hari tidak mempengaruhi pertambahan konsumsi, bobot badan, lingkar dan tinggi badan pada kambing Peranakan Etawa (PE).