DETAIL DOCUMENT
Pengaruh pupuk limbah cair tahu terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit (elaeis guineensis jacq.) di pembibitan utama.
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jambi
Author
Damanik, Yohana
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-01-16 03:23:53 
Abstract :
PENGARUH PUPUK LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.) DI PEMBIBITAN UTAMA (Yohana Meisy Ina Damanik dibawah bimbingan Prof. Dr. Ir. Hj.Anis Tatik Maryani, M.P dan Ir. Hj.Ardiyaningsih Puji Lestari, M.P. Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan komoditas perkebunan yang penting dalam perekonomian Indonesia karena kelapa sawit baik berupa bahan mentah maupun hasil olahannya memiliki peluang bisnis yang besar dan dapat membuka kesempatan kerja serta sebagai sumber devisa negara. Produktivitas kelapa sawit di Jambi lebih rendah dibandingkan produktivitas kelapa sawit di Indonesia. Rendahnya produksi dan produktivitas kelapa sawit di Jambi disebabkan oleh teknik budidaya yang kurang baik diantaranya pemupukan yang kurang tepat dan penggunaan bibit yang tidak unggul. Salah satu cara untuk menjamin kualitas bibit kelapa sawit yang baik adalah dengan pemberian unsur hara melalui pemupukan. Pupuk limbah cair tahu ramah terhadap lingkungan. Ketersediaannya yang melimpah dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan hasil produksi melalui perbaikan sifat fisik maupun biologi tanah. Penggunaan pupuk limbah cair tahu secara berkelanjutan memberikan dampak positif terhadap kesuburan tanah karena mampu memperbaiki struktur tanah. Penelitian dilaksanakan dari bulan Desember 2022 sampai Maret 2023 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Jambi, Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Penelitian dilakukan dengan satu faktor yaitu dosis pupuk limbah cair tahu Penelitian ini terdiri atas satu faktor, yaitu pemberian pupuk limbah cair tahu (PLCT) yang terdiri atas 5 taraf perlakuan yaitu: P0 : 0 ml PLCT + pupuk an-organik sesuai rekomendasi (30 gr), P1 : 300 ml PLCT + pupuk anorganik (½ dosis pupuk dasar anjuran), P2 : 400 ml PLCT + pupuk anorganik ( ½ dosis pupuk dasar anjuran), P3 : 500 ml PLCT + pupuk anorganik (½ dosis pupuk dasar anjuran), P4 : 600 ml PLCT + pupuk anorganik ( ½ dosis pupuk dasar anjuran). Rancangan yang digunakan adalah rancang acak lengkap (RAL) dengan 4 kali ulangan. Jumlah satuan percobaan adalah 20, pada Setiap satuan percobaan terdiri dari 4 tanaman sehingga jumlah keseluruhan tanaman 80. Variabel pengamatan yang diamati terdiri dari pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, pertambahan jumlah daun, luas daun total, bobot kering tajuk, dan bobot kering akar bibit kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk limbah cair tahu mampu meningkatkan pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, pertambahan jumlah daun, luas daun total, bobot kering tajuk, bobot kering akar bibit kelapa sawit di pembibitan utama. pemberian dosis 500 ml/ polybag mampu memberikan pertumbuhan yang terbaik terhadap bibit kelapa sawit. 
Institution Info

Universitas Jambi