Institusion
Universitas Jambi
Author
Wirayuda, Bimo
Rosadi, Bayu
Musnandar, Endri
Subject
Q Science (General)
Datestamp
2024-02-13 03:33:11
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode ovsynch dan spons serta
pemberian nutrisi tambahan (mineral) terhadap respon estrus, onset estrus,
intensitas estrus pada kambing PE. Tiga puluh delapan ekor induk kambing
Peranakan Etawa ini dibagi ke dalam empat perlakuan yaitu : P1 (Ovsynch H0
injeksi 400IU GnRH, H7 injeksi 10 mg PFG2?, H9 injeksi 400IU GnRH, IB ke
pertama di lakukan setelah 12 jam injeksi GnRH, IB ke dua di lakukan setelah 12
jam IB pertama), P2 (Insersi spons progesterone H0, H14 injeksi 2ml PG 600, lalu
IB pertama setelah 48 jam injeksi PG 600, IB ke dua di lakukan setelah 12 jam IB
ke pertama), P3 (Perlakuan P1 didahului pemberian mineral komplit selama 1
bulan), P4 (Perlakuan P2 didahului pemberian mineral komplit selama 1 bulan).
Peubah yang diamati meliputi respon estrus, onset estrus dan intensitas estrus. Data
onset dan intesitas estrus yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA, dan
data respon estrus dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian
menunjukan bahwa tidak ada perbedaan respon estrus (P>0,05), 100% pada P1,
P2, dan P3, dan 90% pada P4. Onset estrus P3 (59,36±7,9 jam), dan P4
(47,15±0,33 jam) lebih lambat (P<0,05) dibanding P1 (31,65±6,2 jam) dan P2
(32,40±0,27 jam). Intensitas estrus P3 (8,6 ±1,58) lebih tinggi (P<0,05) dibanding
P2 (6,6 ±1,34) dan ,P4 (7,2±1,22) dan tidak berbeda (P>0,05) dibanding P1 (7,8
±0,92), Dapat disimpulkan bahwa, metode sinkronisasi dan pemberian mineral
memberikan respon estrus yang sama, pemberian mineral meningkatkan intensitas
estrus dan memperlambat onset estrus.