Abstract :
Abstract :
Soybean plants as a source of vegetable protein, raw materials for the feed
industry and processed food industry make soybean plants as food commodities
after rice and corn. Soybean productivity in Jambi Province is relatively low
compared to national productivity. The low productivity of soybeans in Jambi
Province shows that there are obstacles in the cultivation of soybean plants,
including pest attacks. One of the pests that attack is pod-sucking pests. This
study aimed to investigate the population and level of pod-sucking pests attacks
on several soybean plant varieties and obtained soybean plant varieties with low
pod-sucking pest attacks. This research was conducted at the Research Farm and
Pest Laboratory, of the Faculty of Agriculture, Jambi University over period of 3
months, from October to December 2022. This study was conducted using
Randomized Block Design (RBD). The treatments tested were four soybean
varieties, namely: V1= Anjasmoro variety, V2= Deja 1 variety, V3= Dena 1
variety, and V4= Devon 1 variety. The variables observed included the pest types
and populations, the percentage of infested pods, the percentage of infested seeds,
trichome density of pods, thickness of pods skin and production. The data
obtained were identified, analyzed using variance analysis and continued with
Duncan Multiple Range Test (DMRT). The results showed that the types of pod
sucking pests found in Anjasmoro Varieties were R. linearis, N. viridula and
P. hybneri, in Deja 1, Dena 1 and Devon 1 Varieties were R. linearis and
P. hybneri. The level of pod sucking attacks was different in all soybean varieties
tested, the best variety and highest production was found in Deja 1 Variety.
Ringkasan:
Tanaman kedelai sebagai sumber protein nabati, bahan baku industri pakan dan
industri olahan pangan menjadikan tanaman kedelai sebagai komoditi pangan
setelah padi dan jagung. Produktivitas kedelai di Provinsi Jambi tergolong rendah
dibandingkan produktivitas nasional. Rendahnya produktivitas kedelai di Provinsi
Jambi menunjukkan bahwa terdapat kendala dalam budidaya tanaman kedelai,
diantaranya yaitu adanya serangan hama. Salah satu hama yang menyerang yaitu
hama penghisap polong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui populasi dan
tingkat serangan hama penghisap polong pada beberapa varietas tanaman kedelai
dan diperoleh varietas tanaman kedelai dengan serangan hama penghisap polong
yang rendah. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan dan Laboratorium
Hama Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jambi selama 3 bulan, pada bulan
Oktober sampai bulan Desember 2022. Penelitian ini dilakukan dengan
menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang diuji adalah
empat varietas kedelai, yaitu: V1= Varietas Anjasmoro, V2= Varietas Deja 1,
V3= Varietas Dena 1, dan V4= Varietas Devon 1. Variabel yang diamati meliputi
jenis dan populasi hama, persentase polong terserang, persentase biji terserang,
kerapatan trikoma polong, ketebalan kulit polong dan produksi. Data yang
diperoleh diidentifikasi, dianalisis menggunakan sidik ragam dan dilanjutkan
dengan uji jarak berganda Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa jenis hama penghisap polong yang ditemukan pada Varietas
Anjasmoro yaitu R. linearis, N. viridula dan P. hybneri, pada Varietas Deja 1,
Dena 1 dan Devon 1 yaitu R. linearis dan P. hybneri. Tingkat serangan penghisap
polong berbeda pada semua varietas kedelai yang diuji, varietas terbaik dan
produksi paling tinggi terdapat pada Varietas Deja 1.