Abstract :
RINGKASAN
Pencak silat merupakan seni beladiri untuk melatih kesehatan jasmani
dan meningkatkan kekuatan fisik melalui teknik latihan pencak silat. Oleh
karena itu diperlukan alat yang dapat mendukung hal tersebut, dalam
pelatihannya pencak silat memiliki 3 macam teknik tendangan utama yaitu,
tendangan T, tendangan sabit, dan tendangan lurus. Berdasarkan pengamatan
yang dilakukan oleh peneliti bahwasannya pada latihan teknik pencak silat,
untuk pengukuran pencak silat masih dilakukan secara manual dan pengukuran
waktu masih berupa stopwatch. Pengukuran konvensional seperti ini sering
terjadi kesalahan pengukuran atau human error. Sebelumnya sudah dilakukan
pengembangan alat menggunakan sensor force sensing resistor (FSR), namun alat
ini masih belum akurat dalam pengukuran tendangan. Penelitian ini bertujuan
untuk merancang alat pengukur kekuatan tendangan beladiri pencak silat, agar
kekuatan tendangan dapat diukur dengan benar. Sehingga dirancang alat
pengukur kekuatan tendangan menggunakan sensor load cell. Alat ini dilengkapi
dengan fitur waktu dan penghitungan jumlah tendangan untuk mendapatkan
rata ? rata dari setiap tendangan, hasil pengukuran ditampikan menggunakan
LCD, kemudian fitur website untuk menyimpan dan memonitoring data
tendangan. Hasil penelitian pada pengujian kalibrasi sensor load cell memiliki
rata ? rata persentase eror 1.58% dan untuk eror timer yaitu 0%. Sedangkan rata
-rata dan jumlah tendangan setiap kali percobaan pengujian latihan teknik
tendangan pancak silat dalam 10 kali percobaan tendangan dengan waktu yang
ditetapkan 60 detik yaitu, tendangan lurus memiliki jumlah rata - rata nilai 12,4
tendangan dengan rata ? rata kekuatan tendangan 64.31 kg, tendangan sabit
memiliki jumlah rata - rata nilai 17,7 tendangan dengan rata ? rata kekuatan
tendangan 20.21 kg, tendangan T memiliki jumlah rata ? rata nilai 10,8
tendangan dengan rata ? rata kekuatan tendangan 39.71 kg.
Kata kunci: Kekuatan, Load cell, Website, Tendangan T, Sabit dan Lurus.
ABSTRAK
Pencak silat is a martial art to train physical health and increase physical
strength through pencak silat training techniques. Therefore, tools are needed
that can support this. In pencak silat training there are 3 main types of kick
techniques, namely, T kicks, crescent kicks and straight kicks. Based on
observations made by researchers, when practicing pencak silat techniques,
measurements for pencak silat are still done manually and time measurements
are still in the form of a stopwatch. Conventional measurements like this often
involve measurement errors or human error. Previously, a tool had been developed
using a force sensing resistor (FSR) sensor, but this tool was still not accurate in
measuring kicks. This research aims to design a tool to measure kick strength in
pencak silat martial arts, so that kick strength can be measured correctly. So a
tool for measuring kick strength was designed using a load cell sensor. This tool
is equipped with a time feature and counting the number of kicks to get the
average of each kick, the measurement results are displayed using an LCD, then
a website feature for storing and monitoring kick data. The results of the research
on load cell sensor calibration testing had an average error percentage of 1.58%
and for the timer error it was 0%. Meanwhile, the average and number of kicks
per attempt of testing the Pencak Silat kick technique in 10 kick attempts with a
set time of 60 seconds, namely, straight kicks have an average number of 12.4
kicks with an average kick strength of 64.31 kg, Sickle kicks have an average
number of kicks of 17.7 with an average kick strength of 20.21 kg, T kicks have
an average number of 10.8 kicks with an average kick strength of 39.71 kg.
Keywords: Strength, Load cell, Website, T kick, Crescent and Straight.