Institusion
Universitas Jambi
Author
padilla siagian, agung
Yernisa, Yernisa
Prihantoro, Rudi
Subject
L Education (General)
Datestamp
2024-03-05 04:21:56
Abstract :
Tanaman pinang (Areca catechu L) adalah salah satu tanaman perkebunan
yang sangat melimpah di Provinsi Jambi. Dua kabupaten adalah pusat produksi
pinang: Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Pinang adalah salah satu dari banyak sumber serat alam bukan kayu yang tersedia
di Indonesia. Salah satu jenis palma yang paling umum di Indonesia adalah
pinang. Tanaman ini tersebar luas di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
Hal ini menunjukkan bahwa tanaman pinang memiliki potensi yang besar untuk
digunakan sebagai bahan baku industri dan sebagai produk ekspor. Penelitian ini
bertujuan untuk mengentahui pengaruh kombinasi perlakuan bahan baku dengan
konsentrasi NaOH terhadap karakteristik pulp yang dihasilkan dan mendapatkan
konsentrasi NaOH yang tepat untuk pulp serat sabut buah dan pelepah buah
pinang yang berkualitas baik. Penelitian ini merupakan penelitian
eksperimen yang dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap(RAL)
dengan menggunakan perlakuan kombinasi bahan baku dan konsentrasi NaOH
yang terdiri dari 8 taraf perlakuan yaitu sabut dan konsentrasi NaOH 5%, sabut
dan konsentrasi NaOH 10%, sabut dan konsentrasi NaOH 15%, sabut dan
konsentrasi NaOH 20%, pelepah dan konsentrasi NaOh 5%, pelepah dan
konsentrasi NaOH 10%, pelepah dan konsentrasi NaOH 15%, pelepah dan
konsentrasi NaOH 20%, masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali
ulangan sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Parameter yang akan diuji yaitu
rendemen pulp, kadar air, kadar abu, kadar lignin, kadar selulosa dan kadar
hemiselulosa. Analisa data menggunakan ANOVA (Analysis of Varian) untuk
mengetahui pengaruh terhadap parameter uji dan jika terdapat pengaruh di
lanjutkan menggunakan uji Duncan New Multiple Range Test (DNMRT) pada
taraf 5% dan 1%.
Hasil penelitian ini kombinasi bahan baku dan konsentrasi NaOH
berpengaruh nyata terhadap kadar air pulp dan kadar selulosa pilp. Namun tidak
berpengaruh nyata terhadap rendemen, kadar abu, kadar lignin dan kadar
hemiselulosa. Perlakuan terbaik penelitian ini adalah kombinasi bahan baku sabut
pinang dengan konsentrasi NaOH 10% dengan nilai kadar lignin 24,91%, selulosa 37,80%, hemiselulosa 9,48%, rendemen pulp 157%, kadar air 6,44% dan kadar
abu 1,65%.