Abstract :
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan merupakan salah satu
pelabuhan perikanan terbesar di Sumatera Utara dan juga pusat kegiatan
penangkapan sumberdaya ikan tongkol yang meliputi pendaratan, pemasaran dan
pengolahan hasil tangkapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat
pemanfaatan dan tingkat pengupayaan ikan tongkol yang didaratkan di Pelabuhan
Perikanan Samudera Belawan. Penelitian telah dilaksanakan pada 10 Juli 2023
sampai 10 Agustus 2023 yang berlokasi di Pelabuhan Perikanan Samudera
Belawan Sumatera Utara.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survei dengan analisis
deskriptif kuantitatif untuk mendapatkan gambaran mengenai potensi dan tingkat
pemanfaatan ikan tongkol di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan Sumatera
Utara. Data yang dihimpun adalah data hasil tangkapan ikan tongkol, upaya
penangkapan, jenis kapal penangkapan dan jenis alat tangkap yang beroperasi di
PPS Belawan selama dari tahun 2020-2022, kemudian data yang diperoleh diolah
menggunakan pendekatan metode surplus produksi schaefer.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan ikan tongkol
(Euthynnus Sp) di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan Sumatera Utara
selama tahun 2020-2022 masih dalam keadaan lestari dengan nilai tingkat
pemanfaatan masing masing 58,84% (2020), 60,90% (2021), 35,58% (2022)
dengan nilai MSY yaitu sebesar 1.927,83 ton, sebaliknya nilai tingkat
pengupayaan yang dilakukan melebihi nilai fopt sebesar 278,58 trip dengan
tingkat pengupayaan masing-masing 163,33% (2020), 169,37% (2021), 177,75%
(2022).
Berdasarkan hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa status pemafaatan
ikan tongkol (Ethynnus Sp) di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan Sumatera
Utara tidak mengalami overfishing atau penangkapan yang berlebih.