Abstract :
Penelitian ini dilakukan di kandang percobaan ternak unggas Fakultas
Peternakan dan Laboratorium Fakultas Peternakan Universitas Jambi. Metode
penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4
pengulangan dengan menggunakan 200 ekor ayam Day Old Chicks (DOC) yang
dipelihara selama 35 hari. Perlakuan yang diberi adalah P0 tanpa MOS dan tanpa
asam sitrat (kontrol), P1= pemberian 0,25% MOS + 1% asam sitrat melalui air
minum, P2 = pemberian 0,25% MOS + 2% asam sitrat melalui air minum, P3 =
pemberian 0,5% MOS + 1% asam sitrat melalui air minum, dan P4 = pemberian
0,5% MOS + 2% asam sitrat melalui air minum. Data diolah menggunakan
analisis sidik ragam (ANOVA), apabila perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05)
maka diuji lanjut dengan uji jarak berganda Duncan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Asam sitrat dan MOS dari
hidrolisis bungkil inti sawit melalui air minum berpengaruh nyata (P<0,05)
terhadap konsumsi air minum dan konsumsi ransum, tetapi berpengaruh tidak
nyata (P>0,05) terhadap kualitas fisik daging broiler yang meliputi nilai pH, daya
ikat air, dan susut masak.
Disimpulkan bahwa pemberian campuran 0,5% MOS dan 2% asam sitrat
dalam air minum dapat diberikan tanpa menurunkan kualitas fisik daging.