Abstract :
Perkembangan teknologi digital telah memperkuat ketergantungan pada media
digital untuk akses informasi dan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Meskipun Literasi digital penting bagi pengembangan akademik, kemampuan
berpikir kritis dalam menganalisis dan menyusun informasi masih kurang pada
mahasiswa PPKn. Hasil kuesioner awal dan wawancara dengan mahasiswa juga
mengungkapkan kecenderungan copy-paste tanpa validasi informasi. Penelitian
ini bertujuan untuk memahami lebih dalam kemampuan berpikir kritis mahasiswa
PPKn dalam memanfaatkan Literasi digital untuk penyelesaian tugas, serta
kendala yang dihadapi dan solusinya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode studi
kasus. Peneliti melakukan wawancara dengan mahasiswa PPKn (sebagai data
utama) dan dosen (sebagai data penunjang), observasi, dan dokumentasi untuk
mendapatkan data atau informasi. Kemudian direduksi, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan, data yang dihasilkan nantinya berbentuk penjabaran
berupa kata-kata.
Hasil penelitian ini mengungkap bahwa mahasiswa seringkali melakukan copy?paste tanpa memverifikasi validitas informasi, meskipun diberikan arahan oleh
dosen dalam memanfaatkan Literasi digital. Mahasiswa cenderung menggunakan
langkah-langkah sederhana dalam mencari solusi masalah, mengutip dari Google
tanpa evaluasi mendalam, serta kurang kritisitas dalam memilih, mengevaluasi
sumber informasi. Kurangnya pendekatan sistematis dalam evaluasi informasi
menjadi temuan utama. Mayoritas mahasiswa mengandalkan copy-paste tanpa
memahami teori dengan baik. Kesulitan dalam membaca dan mencari sumber
informasi yang sesuai, bersama dengan kurangnya motivasi dan akses informasi,
menjadi hambatan utama dalam pemanfaatan Literasi digital. Sebagai solusi,
dianjurkan untuk memberikan motivasi, pelatihan literasi informasi, serta sumber
daya online relevan kepada mahasiswa, peningkatan daya literasi informasi,
pemanfaatan perpustakaan digital, dan konsultasi dengan dosen juga
direkomendasikan untuk mengatasi kendala tersebut.Dari hasil penelitian ini
dosen diharapkan untuk memberikan upaya-upaya terbaik dalam meningkatkan
kemampuan mahasiswa dalam berpikir kritis ketika menggunakan Literasi digital
seperti pemberian pelatihan Literasi digital, peningkatan motivasi diri mahasiswa
agar mahasiswa lebih kritis dalam mengelola informasi yang di dapat guna
penyelesaian tugasnya.
The development of digital technology has strengthened the dependence on digital media for access to information and knowledge in everyday life.
for access to information and knowledge in everyday life.
Despite the importance of digital literacy for academic development, the ability to
ability to think critically in analyzing and compiling information is still lacking for
Civics students. The results of the initial questionnaire and interviews with students also
revealed a tendency to copy-paste without validating information. This research
This study aims to better understand the critical thinking skills of Civics students in utilizing digital literacy for assignment completion.
Civics students in utilizing digital literacy for assignment completion, as well as the
obstacles faced and their solutions.
This research uses a qualitative research approach with a case study method.
method. Researchers conducted interviews with Civics students (as the main data) and lecturers (as supporting data).
main data) and lecturers (as supporting data), observation, and documentation to get data or information.
get data or information. Then reduced, presenting data, and drawing conclusions.
drawing conclusions, the resulting data will be in the form of a description in the form of words.
in the form of words.
The results of this study reveal that students often copypaste without verifying the validity of the information, even though they are given directions by lecturers in utilizing digital literacy.
lecturers in utilizing digital literacy. Students tend to use
simple steps in finding solutions to problems, quoting from Google without in-depth evaluation, and lacking criticality.
without in-depth evaluation, as well as lacking criticality in selecting and evaluating information sources.
information sources. Lack of systematic approach in evaluating information