Abstract :
Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui gambaran umum usahatani komoditas sawi di Kecamatan Paal Merah Kota Jambi. (2) Menganalisis model rantai pasok komoditas sawi di Kecamatan Paal Merah Kota Jambi. Metode penelitian ini adalah deskriptif dan kuantitatif menggunakan purpose sampling dan snowball sampling. Model rantai Pasok Komoditas Sawi di Kecamatan menggunakan model Van Der Vorst. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Gambaran umum komoditas sawi terdiri dari varietas benih dengan kualitas unggulan yaitu jenis Kumala, pengolahan lahan, penanaman, penyemaian, pengendalian hama dan penyakit, pemupukan , pemanenan dan pasca panen. Kegiatan usahatani sawi ini dilakukan selama 30 hari dalam 1 kali musim tanam. Tenaga kerja yang digunakan meliputi tenaga kerja dalam dan luar keluarga. Hasil produksi dijual dalam bentuk sayuran sawi segar. Dengan pendapatan usahatani sawi yang dihasilkan petani sebesar Rp. 1.509.244/Musim Tanaman, dari pendapatan usahatani sayuran sawi pada penelitian R/C yang diperoleh adalah sebesar 3.05, hal ini menunjukkan bahwa R/C rasio > 1 sehingga usahatani sawi di Kecamatan Paal Merah Kota Jambi dikategorikan efisien dan layak untuk dilanjutkan. (2) Berdasarkan analisis model rantai pasok komoditas sawi di Kecamatan Paal Merah Kota Jambi yang diperoleh adalah menggunakan model Van Der Vorst melalui pendekatan Food Supply Chain Network (FSCN) yang menjadi acuan pada penelitian ini dengan hasil terdapat 2 aliran pada rantai pasok dan aliran II merupakan aliran yang memiliki pendapatan lebih besar dibanding aliran I bagi petani. Untuk sistem kontraktual antar anggota rantai pasok masih menggunakan kesepakatan kontraktual secara informal. Dan Kinerja Rantai Pasok yang dianalisa dengan model Supply Chain Operation Reference (SCOR) terlihat bahwa kondisi rantai pasok usahatani sawi di Kecamatan Paal Merah Kota Jambi sudah cukup optimal karena matrik pengukuran yang dimiliki usahatani sawi di Kecamatan Paal Merah Kota Jambi khususnya nilai POF dan CTCCT berada diatas nilai median yaitu nilai superior Data Benchmark.