Abstract :
Latar Belakang : Obesitas merupakan kelebihan berat badan yang terjadi akibat
ketidak seimbangan energi. Prevalensi obesitas yang cenderung naik dalam lima
tahun terakhir terutama pada kelompok usia 18 tahun keatas salah satunya yaitu
mahasiswa. Mahasiswa dengan jam belajar yang padat dan tuntutan akademik
menjadi faktor terjadinya perubahan pola makan, aktivitas fisik dan pola tidur
sehingga beresiko meningkatkan penyakit yang berkaitan dengan sindrom
metabolic jika tidak dideteksi sejak dini. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis
faktor yang mempengaruhi kejadian obesitas pada mahasiswa di wilayah kampus
pondok meja Universitas Jambi.
Metode : Desain penelitian kuantitatif melalui pendekatan Cross Sectional dengan
jumlah sampel 78 yang terdiri dari tiga program studi yang dipilih menggunakan
stratafied random sampling. Variabel penelitian ini yaitu aktivitas fisik, pola makan
dan pola tidur. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data berupa
analisis univariat dan bivariat. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2023
hingga Februari 2024.
Hasil : Proporsi kejadian obesitas sebesar pada mahasiswa di wilayah kampus
pondok meja Universitas Jambi 19,2%. Terdapat hubungan antara pola makan pada
(p value = 0,000) ddengan kejadian obesitas, ada hubungan antara pola tidur dengan
kejadian obesitas (p value = 0,016). Serta tidak terdapat hubungan antara aktivitas
fisik dengan kejadian obesitas (p value = 0,247).
Kesimpulan : Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya obesitas pada
mahasiswa seperti pola makan dan pola tidur yang tidak baik sehingga penting
untuk memperhatikan pola makan yang mengandung gizi seimbang, tinggi serat
dan rutin mengonsumsi buah dan sayur serta mengatur pola tidur optimal dengan
cara menerapkan jadwal tidur yang konsisten, batasi penggunaan gadget sebelum
tidur dan ciptakan situasi tidur yang nyaman seperti tempat tidur yang nyaman dan
suhu yang sejuk.
Kata Kunci : Obesitas, Pola makan, Pola tidur, Aktivitas Fisik