Abstract :
Penelitian ini betujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan
tepung pati kentang (Solanum tuberosum L) dan tepung tapioka (Manihot
utilissima) terhadap kualitas fisik bakso daging ayam dan mengetahui
konsentrasi tepung yang optimal pada kualitas fisik bakso daging ayam.
Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 4
perlakuan dan 4 kelompok ulangan. Perlakuan tersebut adalah perbandingan
penggunaan tepung pati kentang dan tepung tapioka dengan P-0 = 0% : 15%;
P1 = 5% : 10%; P-2 = 10% : 5%; P-3 = 15% : 0% dan sebagai kelompok adalah
daging ayam yang diperoleh pada hari yang berbeda. Peubah yang diamati pada
penelitian ini adalah nilai pH, daya ikat air, susut masak dan rendemen. Data yang
diperoleh dianalisis dengan Analisis Sidik Ragam (ANOVA), apabila
berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai pH
pada adonan bakso daging ayam dan memberi pengaruh tidak nyata (P>0,05)
terhadap daya ikat air, susut masak dan rendemen. Dari penelitian ini dapat
disimpulkan bahwa penambahan tepung pati kentang sebesar 10% dapat
memperbaiki nilai pH, daya ikat air, susut masak dan rendemen bakso daging
ayam yang merupakan kualitas optimal.
Kata kunci: daging ayam, bakso, kualitas fisik, tepung pati kentang, tepung
tapioka.