Abstract :
ABSTRAK
Latar Belakang: Dalam beberapa tahun terakhir, prognosis kanker payudara
meningkat secara signifikan dari waktu ke waktu. Saat ini tingkat kelangsungan hidup
5 tahun berada di kisaran 90%, dan kelangsungan hidup 10 tahun sekitar 80%.
Menurunnya angka kelangsungan hidup penderita kanker payudara karena ditemukan
pada stadium lanjut disebabkan oleh deteksi dini yang terlambat. Penelitian bertujuan
untuk mengetahui kelangsungan hidup pasien kanker payudara pada wanita di RSUD
Raden Mattaher Jambi tahun 2017-2019.
Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain
penelitian kohort retrospektif yang dilaksanakan pada bulan Desember 2023 - Januari
2024. Data yang digunakan adalah data yang bersifat sekunder yakni data rekam
medik pasien kanker payudara yang di diagnosis tahun 2017-2019 di RSUD Raden
Mattaher Jambi dengan sampel berjumlah 95 pasien.
Hasil: Kelangsungan hidup 4 tahun pasien kanker payudara di RSUD Raden
Mattaher Jambi tahun 2017-2019 adalah 72%. Kelangsungan hidup tertinggi berada
pada pasien usia <50 tahun (73%), pasien pendidikan tinggi (84%), pasien yag
bekerja (86%), pasien yang memiliki pasangan (76%), pasien stadium awal (82%),
pasien dengan ukuran tumor <5 cm (80%), pasien yang tidak metastasis (82%),
pasien yang tidak ada nyeri dan nyeri ringan (93%), pasien dengan grade baik dan
sedang (89%), dan pasien dengan pengobatan pemedahan+kemoterapi dan
kemoterapi+terapi hormone adalah (78%).
Kesimpulan: Pada variabel status pernikahan, stadium klinis, ukuran tumor, riwayat
metastasis, status nyeri, grade, dan pengobatan terdapat perbedaan rata-rata
kelangsungan hidup dengan menunjukkan hasil signifikan secara statistic (p<0,05).
Kata kunci: kelangsungan hidup, kanker payudara, RSUD Raden Mattaher
ABSTRACT
Background: In recent years, the prognosis breast cancer has improved significantly
over time. Currently the 5-year survival rate is around 90%, and the 10-year survival
rate is around 80%. The reduced survival rate for breast cancer sufferers because
discovered at advanced stage is caused by late early detection. The research aims to
determine the survival of breast cancer patients at Raden Mattaher Hospital Jambi in
2017-2019.
Method: The type of research used a quantitative method with a retrospective cohort
research design carried out in December 2023-January 2024. The data used is
secondary data, namely medical record data of breast cancer patients who were
diagnosed in 2017-2019 at Raden Mattaher Hospital Jambi with The sample
consisted of 95 patients.
Results: The 4-year survival of breast cancer patients at Raden Mattaher Hospital
Jambi in 2017-2019 was 72%. The highest survival was in patients aged <50 years
(73%), patients with higher education (84%), patients who worked (86%), patients
who had a partner (76%), early stage patients (82%), patients with tumor size <5 cm
(80%), patients without metastase (82%), patients with no pain and mild pain (93%),
patients with good and moderate grade (89%), and patients with surgery +
chemotherapy and chemotherapy + hormone therapy is (78%).
Conclusion: In the variables of marital status, clinical stage, tumor size, history of
metastases, pain status, grade, and treatment there were differences in average
survival showing statistically significant results (p<0,05).
Key words: survival, breast cancer, Raden Mattaher Hospital