Abstract :
Perataan mencerminkan suatu usaha dari manajemen perusahaan untuk
menurunkan variasi yang abnormal dalam laba sejauh yang diizinkan oleh prinsip?prinsip akuntansi dan manajemen yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji
pengaruh variabel profitabilitas, financial leverage, ukuran perusahaan, kebijakan
dividen, dan nilai saham terhadap praktik perataan laba.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu perusahaan food and
beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2022
dengan jumlah sebanyak 84 perusahaan. Metode pengambilan sampel
menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan 20 perusahaan
dengan 3 tahun pengamatan. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi
logistik dengan program SPSS 26. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa
secara simultan variabel profitabilitas, financial leverage, ukuran perusahaan,
kebijakan dividen, dan nilai saham berpengaruh terhadap praktik perataan laba.
Secara parsial, variabel kebijakan dividen berpengaruh negatif signifikan terhadap
perataan laba. Sedangkan variabel profitabilitas, financial leverage, ukuran
perusahaan, dan nilai saham tidak berpengaruh.