Abstract :
Pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) merupakan salah satu wujud
desentralisasi yang bertujuan untuk pemerataan pembangun yang berorientasi
kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui tingkat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara
sebelum pemekaran wilayah dan setelah pemekaran wilayah. Tingkat
kesejahteraan masyarakat tersebut lalu dianalisis untuk menemukan perbedaan
yang mengarah kepada peningkatan kesejahteraan sebagai dampak dari
pemekaran wilayah.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan analisis data
paired sample t-test dengan alternatif Wilcoxon signed rank test sebagai metode
analisis data. Sampel penelitian ini adalah 196 masyarakat Kabupaten Musi
Rawas Utara yang telah berdomisili selama paling sedikit 5 (lima) tahun. Variabel
penelitian ini adalah pemekaran wilayah sebagai variabel terikat, dan tingkat
kesejahteraan masyarakat dengan aspek kesejahteraan ekonomi, pendidikan,
kesehatan, dan sosial sebagai variabel tidak terikat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada
kesejahteraan masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara sebelum dan setelah
pemekaran wilayah pada aspek kesejahteraan ekonomi, pendidikan, kesehatan,
dan sosial yang artinya terdapat dampak dari pemekaran wilayah terhadap tingkat
kesejahteraan masyarakat.
Kata kunci: Pemekaran, Kesejahteraan, Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Sosial