Abstract :
Menurut SNI 2973:2018, cookies adalah jenis biskuit yang terbuat dari
adonan lunak, renyah dan bila dipatahkan penampangnya tampak bertekstur
kurang padat (BSN, 2018). Salah satu bahan utama dalam produksi cookies adalah
tepung terigu (Ikuomola et al., 2017). Tingginya penggunaan gandum
menyebabkan impor gandum yang terus naik sedangkan gandum sendiri tidak
dapat ditanam di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk
mengurangi impor tepung terigu yaitu dengan mencari bahan lokal yang dapat
menggantikan peran tepung terigu, salah satunya pepaya. Penelitian ini dilakukan
untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung terigu dengan tepung pepaya pada
pembuatan cookies terhadap sifat fisik, kimia dan organoleptik.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6
taraf perlakuan substitusi tepung terigu dan tepung pepaya (100% : 0%, 90% :
10%, 80% : 20%, 70% : 30%, 60% : 40% dan 50% : 50%) dan 4 kali ulangan
sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi uji
tekstur, uji warna, uji kadar air, uji protein, uji serat kasar, uji vitamin C dan uji
organoleptik. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan ANOVA
pada taraf 1% dan 5%. Apabila data yang diperoleh berpengaruh nyata, maka
akan dilanjutkan dengan uji DNMRT (Duncan?s New Multiple Range Test) pada
taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan substitusi tepung terigu
dengan tepung pepaya berpengaruh nyata terhadap karakteristik fisik (tekstur dan
warna), karakteristik kimia (kadar air, protein, serat kasar) dan uji organoleptik
(warna, rasa, aroma, tekstur dan penerimaan keseluruhan), tetapi tidak
berpengaruh nyata terhadap nilai kadar vitamin C. Nilai tekstur 138,69-418,41 gF,
nilai L (54,14-64,09), a* (15,15-18,08), b* (29,80-31,68), kadar air 2,15-6,24%,
kadar protein 0,13-0,31%, serat kasar 0,62-0,65%, vitamin C 0,29-0,60 mg, uji
organoleptik (warna 2,84-4,32; rasa 2,64-4,28; aroma 3,12-4,12; tekstur 2,72-4,17
dan penerimaan keseluruhan 2,72-4,36).
Perlakuan cookies terbaik terdapat pada substitusi 100% tepung terigu dan
10% tepung pepaya dengan parameter tekstur 180,07 gF, warna (nilai L = 61,14,
a* = 16,58 dan b* = 30,88) dengan deskripsi warna moderate orange, kadar air
3,93%, kadar protein 0,18%, kadar serat kasar 0,65%, kadar vitamin C 0,60 mg.
Sedangkan pada uji hedonik warna 4,32 (suka), rasa 3,96 (agak suka), aroma 4,12
(suka), tekstur 4,17 (suka) dan keseluruhan 4,08 (suka). Berdasarkan penelitian
yang telah dilakukan, disarankan untuk penelitian berikutnya sebaiknya
menggunakan range yang lebih kecil pada rancangan percobaan produk cookies.
Kata kunci : Cookies, Substitusi, Tepung Pepaya