DETAIL DOCUMENT
ADAPTASI MASYARAKAT TRANSMIGRASI JAWA TERHADAP KEBUDAYAAN JAMBI DI DESA WANAREJA RIMBO ULU TEBO 1978-1990
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jambi
Author
Karuniasari, Sara
Subject
LA History of education 
Datestamp
2024-04-26 06:44:16 
Abstract :
ABSTRAK Karuniasari, Sara. 2024 .Adaptasi Masyarakat Transmigrasi Jawa Terhadap Kebudayaan Jambi Di Desa Wanareja Rimbo Ulu Tebo 1978-1990: Skripsi, Jurusan Pendidikan Ilmu Sosial, FKIP, Universitas Jambi, Pembimbing: (1) Drs. Budi Purnomo, M.Hum.,M.Pd, (2) Merci Robbi Kurniawanti, M. Pd. Kata Kunci: Adaptasi, Transmigrasi, Kebudayaan Sekitar tahun 1978 transmigrasi dilaksanakan oleh pemerintah dengan tujuan keberangkatan yaitu pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Jambi merupakan salah satu Provinsi yang menjadi tempat dilakukannya transmigrasi. Kecamatann Rimbo Ulu yang berada di Kabupaten Tebo merupakan tempat tujuan transmigrasi masyarakat Jawa yang terjadi sekitar tahun 1978-1979. Masyarakat Jawa yang hidup di Jambi khususnya di Desa Wanareja Rimbo Ulu Tebo menghadapi berbagai tantangan dan hambatan saat berada di tempat dan lingkungan baru salah satu contohnya dibidang kebudayaan, maka dari itu masyarakat transmigrasi Jawa mulai melakukan proses adaptasi terhadap kebudayaan yang ada di Jambi terkhusus di Desa Wanareja.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana awal mula transmigrasi di Desa Wanareja Rimbo Ulu Tebo Jambi 1978-1990, bagaimana upaya masyarakat transmigrasi Jawa berdaptasi terhadap kebudayaan Jambi di Desa Wanareja Rimbo Ulu Tebo Jambi 1978-1990, dan bagaimana kontribusi masyarakat transmigrasi Jawa terhadap kebudayaan Jambi di Desa Wanareja Rimbo Ulu Tebo Jambi 1978-1990 dengan menggunakan metode penelitian Historis yang diawali dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil dari penelitian ini adalah Pertama awal mula transmigrasi di Desa Wanareja yang disebabkan oleh faktor pemerintah dan faktor kondisi masyarakat, Kedua terdapat proses upaya beradaptasi terhadap kebudayaan Jambi yang dilakukan oleh masyarakat Jawa dengan melakukan empat tahapan yaitu (1) Komunikasi, (2) Pencapaian Tujuan (Goal Attaimenment), (3) Integrasi dan (4) Lesensi, Ketiga hasil kontribusi masyarakat transmigrais Jawa terhadap kebudayaan Jambi berupa alkulturasi kebudayaan antara kebudayaan Jawa dengan kebudayaan Jambi yaitu penggunaan irama Melayu pada pembacaan Berzanji, penambahan kosa kata Gori dan penamaan Desa Wanareja yang merupakan kata dari bahasa Jawa. 
Institution Info

Universitas Jambi