DETAIL DOCUMENT
ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN HUTAN KOTA PASIR PENGARAIAN DI KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jambi
Author
Manjuntak, Hanna Pertiwi
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-04-30 04:42:54 
Abstract :
Analisis Strategi Pengembangan Hutan Kota Pasir Pengaraian di Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau (Skripsi oleh Hanna Pertiwi Br Manjuntak di bawah bimbingan Maria Ulfa, S.Hut, M.Si, CIT dan Rince Muryunika, S.P, M.Si). Hutan Kota Pasir Pengaraian memiliki potensi yang sangat menarik untuk dijadikan sebagai objek wisata berbasis eduwisata namun pengembangannya yang belum optimal menyebabkan kunjungan wisatawan yang semakin berkurang. Dalam upaya untuk meningkatkan fungsi hutan kota sebagai bagian dari ruang terbuka hijau (RTH) perlu dilakukan pengembangan terhadap potensi yang ada pada hutan kota. Hutan Kota Pasir Pengaraian berada di Komplek Perkantoran Bina Praja Kabupaten Rokan Hulu yang diberikan SK No. 660 DLH Tahun 2019 oleh Bupati Kabupaten Rokan Hulu dengan luas 32,8 hektar. Tujuan penelitian ini untuk menentukan strategi dalam pengembangan hutan kota Pasir Pengaraian dengan tujuan mendapatkan strategi terbaik dalam pengembangan hutan kota Pasir Pengaraian sesuai kondisi saat ini Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam (in-depth interview) kepada pengelola di bidang Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, Instansi (BAPEDDA), UPTD KPH Rokan Unit XIV dan Tokoh Masyarkat. Sampel responden dalam penelitian ini ditentukan menggunakan metode purposive sampling dimana pengambilan sampel dilakukan secara sengaja dengan mempertimbangkan kriteria tertentu. Berdasarkan data hasil penelitian yang telah dilakukan menghasilkan strategi pengembangan hutan kota Pasir Pengaraian berada pada posisi kuadran II atau berada pada posisi strategi diversifkasi yaitu strategi ST, dimana posisi ini menandakan bahwa hutan kota sedang menghadapi ancaman eksternal akan tetapi memiliki kekuatan internal yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan hutan kota Pasir Pengaraian memiliki banyak kekuatan yang dapat memanfaatkan untuk menghindari dan mengurangi ancaman eksternal. Penelitian ini menghasilkan enam strategi yaitu mempertahankan status hutan kota sebagai bagian dari RTH yang sudah masuk kedalam pengelolaan tata ruang sehingga tidak memungkinkan adanya pembangunan daerah pada kawasan hutan kota, menjalin komitmen kerja sama multi stakeholder (pemerintah, pengelola dan pihak swasta) dalam rangka pendanaan untuk mewujudkan pengembangan hutan kota, mempertahankan dan meningkatkan keberagaman flora dan fauna yang ada pada hutan kota, memaksimalkan kegiatan wisata dan atraksi wisata yang menarik dan berbeda dengan wisata lainnya, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang ekowisata dan potensi hutan kota secara berkelanjutan serta melakukan pendampingan terhadap masyarakat serta meningkatkan keterlibatan masyarakat sehingga masyarakat berminat memberikan dukungan dalam menjaga kelestarian alam sekitar kawasan hutan kota. Kata kunci: Hutan Kota Pasir Pengaraian, Pengembangan, Strategi, SWOT. 
Institution Info

Universitas Jambi