DETAIL DOCUMENT
ANALISIS KESULITAN BELAJAR PERKALIAN DI KELAS II DISEKOLAH DASAR
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jambi
Author
halimatussa'diyah, halimatussa'diyah
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-05-06 03:40:15 
Abstract :
Halimatussadiya. 2023. Analisis Kesulitan Belajar Perkalian Di Kelas II Sekolah Dasar: Skripsi, Porgram Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurusan Pendidikan Anak Usia Dini dan Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi, Pembimbing: (I) Drs.Maryono,M.Pd., (II) Issaura Sherly Pamela, S.Pd., M.Pd. Kata Kunci: Kesulitan Belajar, Perkalian, Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan terkait analisis kesulitan belajar siswa pada materi perkalian kelas II di SD Negeri 13/I Muara Bulian. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan jenis penelitian yaitu studi kasus deskriptif. Pemilihan pendekatan ini mempertimbangkan bahwa kasus yang di teliti membutuhkan pengamatan dan juga akan timbul kedekatan antara peneiliti dan responden sehingga akan menghasilkan data yang mendalam. Peneliti memilih jenis penelitian studi kasus deskriptif dikarenakan jenis penelitian tersebut menggambarkan secara tepat permasalahan yang ada ketika peneliti melakukan penelitian (saat ini) ataupun suatu problem yang sifatnya aktual, serta berdasarkan fakta-fakta dari masalah yang diteleiti sehingg dapat mengetahui tentang analisis kesulitan belajar siswa disekolah dasar siswa yang didapat dari hasil observasi maupun wawancara yang bersumber dari siswa dan guru kelas II di SD Negeri 13\I Muara Bulian, serta dokumentasi berupa foto dan rekaman suara yang dapat dijadikan sebagai pendukung dalam pengimpulan data. Pengamatan ini dilakukan sekitar tiga hari. Selanjutnya, siswa diberikan kuesioner, yang pertama-tama menginstruksikan mereka tentang cara mengisinya. Hasil instrumen digunakan untuk mendeteksi kesulitan belajar siswa dianalisis menggunakan aplikasi dengan melihat grafik profil. Pada tahapan kongnitif piaget, karakteristik siswa sekolah dasar kelas II memiliki kemapuan berpikir yang konkrit, sehingga siswa sekolah dasar akan lebih menyerap materi jika materi tersebut dapat dilihat secara nyata dan mengalami pemebelajaran. Penelitian ini menggunakan prosedur Polya, yang terbagi menjadi 4 tahapan, yaitu; memahami masalah, perencanaan pemecahan masalah, dan melihat kembali kelengkapan pemecahan masalah. Kesulitan rata-rata siswa kelas II SD Negeri 13/I Muara Bulian pada tahap memahami masalah adalah 95,5%. Kesulitan rata-rata pada tahap perencanaan pemecahan masalah adalah adalah 97,7%. Serta kesulitan rata-rata pada tahap melihat kembali kelengkapan pemecahan masalah adalah 79,5%. Faktor penyebab kesulitan peseta didik kelas II dalam menyelesaiakan masalah matematika pada materi perkalian berdasarkan prosedur Polya meliputi faktor intelektual, padagogi, sarana dan lingkugan. Implikasi dari penelitian ini adalah dengan hasil penelitian ini diharapakan agar dapat menambah wawasan guru mengenai kesulitan belajar perkalian di kelas II, selain itu penelitian ini juga dapat menjadi sumber referensi bagi peneliti lainnya yang meneliti topik yang sama. 
Institution Info

Universitas Jambi