Abstract :
Rimpang Temu Putih (Curcuma zedoaria) memiliki kandungan senyawa polifenol yang memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 47,073 ?g/ml. Aktivitas antioksidan berpengaruh terhadap nilai Sun Protection Factor (SPF), sehingga rimpang temu putih memiliki potensi untuk menjadi sediaan krim tabir surya. Tujuan penelitian ini, untuk mengetahui pengaruh kombinasi emulgator asam stearat dan trietanolamin terhadap sifat fisik krim ekstrak etanol rimpang temu putih serta mendapatkan formula yang optimum. Sediaan krim dibuat 8 formula dengan konsentrasi asam stearat minimum 15% dan maksimum 17%. Trietanolamin dengan konsentrasi minimum 2% dan maksimum 4% sesuai dengan optimasi metode Simplex Lattice Design. Optimasi formula menggunakan metode Simplex Lattice Design (SLD) dengan melihat parameter dari sifat fisik sediaan krim yaitu pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Hasil formula sediaan krim optimum yang didapatkan yaitu konsentrasi asam stearat 15% dan trietanolamin 4% dengan respon pH 6,63, daya sebar 6,285 cm, daya lekat 6 detik, dan viskositas 15120 cps. Sediaan krim ekstrak etanol rimpang temu putih yang optimum diuji aktivitas Sun Protection Factor (SPF) menggunakan alat spektrofotometer Uv-Vis dengan nilai SPF yang didapatkan sebesar 16,0171 yang menunjukkan memiliki proteksi ultra.
Kata Kunci : Optimasi, Asam Stearat, Trietanolamin, Temu Putih, Sun Protection Factor (SPF).