Abstract :
Orang tua memiliki peran utama sebagai pendukung perkembangan karier
siswa. Dukungan orang tua akan berdampak pada proses siswa dalam menetapakan
tujuan awal kariernya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk
mengungkapkan (1) Bagaimanakah tingkat dukungan orang tua pada siswa SMA
Negeri 6 Batanghari?, (2) Bagaimanakah tingkat pengambilan keputusan karier
siswa SMA Negeri 6 Batanghari?, (3) Apakah terdapat hubungan yang positif dan
signifikan antara dukungan orang tua dengan pengambilan keputusan karier siswa
SMA Negeri 6 Batanghari?.
Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini
merupakan siswa dan orang tua siswa kelas XII SMA Negeri 6 Batanghari dengan
jumlah 194 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggukan
purposive sampling sehingga didapati jumlah sampel sebanyak 108 sampel
penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS V.25 yang meliputi
uji normalitas, uji linearitas, uji korelasi pearson product moment dan uji hipotesis.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) Tingkat dukungan orang tua
siswa kelas XII SMA Negeri 6 Batanghari yang mencakup dukungan emosional,
instrumental, informasi, dan penghargaan masuk dalam rentang kategori tinggi
yakni dengan nilai 70,6% (2) Tingkat pengambilan keputusan karier siswa kelas
XII SMA Negeri 6 Batanghari yang mencangkup eksplorasi, kristalisasi, pemilihan,
dan klarifikasi masuk dalam rentang kategori tinggi yakni dengan nilai 79,7%, (3)
hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara
dukungan orang tua dengan pengambilan keputusan karier sisw SMA Negeri 6
Batanghari. Hasil analisis dengan nialai signifikan 0,020 < 0,05 dengan perolehan
r hitung 0,224 yang ditafsirkan sebagai korelasi rendah.
Penelitian ini variabel dukungan orang tua terfokus pada dukungan yang
diberikan orang tua kepada siswa. Rekomendasi penelitian selanjutnya bisa
meneliti dukungan teman sebaya sebagai individu lain yang banyak memberikan
dukungan kepada siswa selain orang tua. Dan variabel pengambilan keputusan
karier terbatas pada pemilihan jurusan perguruan tinggi, bagi penelitian selanjutnya
dapat meneliti pengambilan keputusan karier pada pekerjaan.