Abstract :
Program Bank Sampah merupakan konsep pengumpulan sampah kering rumah
tangga, seperti plastik, kertas, kaleng, dan lain-lain yang menerapkan sistem konversi
dari sampah menjadi uang, untuk meningkatkan partisipasi warga dalam memilah
serta mendaur ulang sampah. Hal ini pun menjadi sebuah inovasi baru untuk
menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan, dan membuat sampah menjadi
ekonomis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah kebijakan yang telah
ditetapkan oleh pemerintah kota Batam mengenai bank sampah berjalan efektif serta
melihat bagaimana manajemen pengelolaan bank sampah dari salah satu Unit Bank
Sampah (UBS) yang ada di kota Batam. Teori yang digunakan adalah teori kebijakan
menurut H. Hugh Heglo dan Edward III dan di dukung menggunakan teori
pengelolaan sampah. Untuk metode penelitian menggunakan jenis penelitian
kualitatif yang diperoleh melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Adapun hasil penelitian ini pada kebijakan pemerintah kota batam dalam mengelola
sampah melalui program yang di bentuk pemerintah yaitu bank sampah yang dimana
sejauh ini sudah di katakan cukup baik namun dari sisi sikap pelaksanaan pemerintah
belum dikatakan efektif, dimana masih kurangnya peningkatan media edukasi dalam
mengenalkan program bank sampah kepada masyarakat. Selain itu,masih banyak
masyarakat yang belum bisa memaksimal kegiatan bank sampah hal ini menjadi salah
satu faktor minimnya nasabah yang menyalurkan sampah-sampah tersebut untuk di
daur ulang. Sehingga diperlukan adanya gebrakan baru dari pemerintah agar
mengubah sistem kebijakan untuk memaksimal program bank sampah.
Kata Kunci : Kebijakan, Pengelolaan, Program Bank Sampah