Abstract :
Abstrak
Maria Anggraina, 2024. Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi.
Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Jurusan
Pendidikan dan Sastra, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi.
Pembimbing (1) Dr. Drs. Maizar Karim, M.Hum. (II) Ade Bayu Saputra, M.Pd.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1. Struktur sastra lisan
Dinggung yang mencakup:tema, diksi, imaji, irama, rima, larik, dan bait, 2. Struktur
dalam sastra lisan Dinggung sebagai: alat pendidikan meningkatkan perasaan
solidaritas suatu kelompok, memberi sanksi sosial agar orang berprilaku baik atau
memberi hukuman, sarana kritik sosial, dan pelipur lara atau hiburan Penelitian ini
menggunakan mencakrancangan deskriptif-kualitatif dengan peneliti sebagai
instrument. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan etnografi, yakni
peneliti melibatkan masyarakat untuk diketahui bagaimana fungsi dinggung bagima
syarakat itu sendiri. Data penelitian ini, yakni video dinggung dan teks dokumen
dinggung dengan sumber data VCD dan wawancara dengan informan. Data yang
terkumpul dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian data, dan menarik
kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa struktur sastra lisan Dinggugng
telah ditemukan tema bujukan, dua diksi yang khas, dua jenis imaji, dua jenis irama,
dua jenis rima, empat jenis larik, dan tiga belas bait. Sedangkan pada fungsi
pendidikan meliputi fungsi sosial, disiplin, peduli lingkungan, memupuk solidaritas
bermasyarakat, membawa Masyarakat untuk berprilaku baik dan memberi
hukuman, mencakup kritik untuk masyarakat dan pemerintah, juga sebagai hiburan
yang memberi kenikmatan.
Kata kunci: Sastra lisan, Dinggung, Struktur-Fungsi
Abstract
Maria Anggraina, 2024. Diggung Oral Literature: Study of Structure and Function.
Thesis, Indonesian Language and Literature Education Study Program, Department
Education and Literature, Faculty of Teacher Training and Education, Jambi University.
Supervisor (1) Dr. Drs. Maizar Karim, M. Hum. (II) Ade Bayu Saputra, M.Pd.
This research aims to describe: 1. The structure of oral literature
Content that includes: theme, diction, imagery, rhythm, rhyme, lines and stanzas, 2. Structure
in oral literature Mentioned as: an educational tool enhancing feelings
solidarity of a group, providing social sanctions so that people behave well or
providing punishment, a means of social criticism, and solace or entertainment in this research
using a descriptive-qualitative design with the researcher as
instruments. The approach in this research is an ethnographic approach, namely
Researchers involve the community to find out how the dinggung Bagima functions
society itself. The data for this research are stage videos and document texts
discussed the VCD data source and interviews with informants. The data
The collected data is analyzed using reduction techniques, data presentation, and interest
conclusion. Based on the research results, the structure of Dinggugng oral literature
the theme of persuasion, two distinctive dictions, two types of imagery, two types of rhythm,
two types of rhyme, four types of lines, and thirteen stanzas. Meanwhile on function
education includes social functions, discipline, caring for the environment, fostering solidarity
socializing, bringing people to behave well and give
punishment, includes criticism of society and the government, as well as entertainment
which gives pleasure.
Keywords: Oral literature, Dinggung, Structure-Function