Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan hasil pengamatan peneliti di lapangan
yang menunjukkan bahwa keterampilan merawat diri pada anak masih dikatakan
kurang berkembang. Dapat dilihat dari anak yang belum terampil makan sendiri,
anak belum terampil mencuci tangan, anak belum terampil mengancing baju, anak
belum terampil memakai dan melepas sepatu. Terlihat dari 24 anak terdapat 18 anak
yang kurang optimal dalam keterampilan merawat diri. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh kegiatan practical life terhadap keterampilan merawat
diri pada anak usia 5-6 tahun. Rumusan masalah pada penelitian ini ?Apakah
terdapat pengaruh kegiatan practical life terhadap keterampilan merawat diri anak
usia 5-6 tahun di RA Iqra? Sabila Kota Jambi.? Hipotesis penelitian ini adalah
terdapat pengaruh kegiatan practical life terhadap keterampilan merawat diri anak
usia 5-6 tahun.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan
metode eksperimen dengan desain penelitian quasi experimental desain. Populasi
penelitian ini berjumlah 48 anak. Sampel penelitian ini berjumlah 24 anak. Teknik
pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang
digunakan dalam penelitian ini lembar observasi yang sesuai dengan panduan
observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keterampilan merawat diri
pada anak usia 5-6 tahun di kelompok B3 sebagai kelas eksperimen sebelum diberi
perlakuan (pretest) sebesar 8,41 dan pada (posttest) setelah diberi perlakuan pada
kelompok eksperimen meningkat 18,00. Pada kelompok B1 sebagai kelas kontrol
rata-rata sebelum diberi perlakukan sebesar 8,33 dan setelah di lakukan posttes itu
sebesar 10,92. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji
normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Untuk menghitung statistika
menggunakan bantuan program SPSS. Versi 25.
Hasil uji independent sample t test diperoleh nilai Sig (2-tailed) sebesar 0,001
angka ini lebih kecil < dari tingkat signifikansi yang diterapkan pada 0,05 maka
dapat diambil keputusan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Kemudian
pengambilan keputusan nilai t hitung yaitu sebesar 4,005 dan untuk t tabel yaitu
1,71714 yang artinya t hitung lebih besar > dari t tabel, maka Ho ditolak dan Ha
diterima dengan interpretasi kuat dengan nilai 2,26 yang berada pada rentang > 1,00
dengan interpretasi kuat (stroing eiffeict). Dengan demikian bahwa kegiatan Practical
Life terdapat pengaruh terhadap keterampilan merawat diri anak usia 5-6 Tahun.