Abstract :
Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan
sebanyak tiga siklus yang terdiri dari empat tahapan yang dimulai dari perencanaan,
tindakan, pengamatan dan refleksi. Pelaksanaan pembelajaran pada penelitian ini
dilakukan pendekatan TaRL, subjek penelitian pada penelitian ini adalah peserta didik
kelas V dengan subjek 13peserta didik. Teknik pengumpulan data pada penelitian yaitu
observasi dan tes.
Hasil pada penelitian ini dimana mengalami peningkatan dimana pada awal
pratindakan mendapat presentase keaktifan belajar sebesar 42,62% pada siklus I
pertemuan I setelah dilakukan tindakan dengan menerapkan pendekatan TaRL
meningkat menjadi 49,35%, pada siklus I pertemuan II meningkat menjadi 54,48%,
pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 60,89%, pada silus II petemuan II
meningkat menjadi 68,26, pada siklus III pertemuan I meningkat menjadi 73,07% dan
pada siklus III pertemuan II meningkat menjadi 80,12%. Dan hasil tindakan pada hasil
belajar peserta didik sebelum di berikan tindakan nilai persentase ketuntasan klasikal
siswa adalah sebesar 15,38%, setelah di berikan tindakan pada siklus I, terjadi
peningkatan hasil belajar sebesar 34,61% dan kemudian terjadi peningkatan kembali
pada Siklus II dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 53,84% dan kemudian
terjadi peningkatan kembali pada Siklus III dengan persentase ketuntasan klasikal
sebesar 80,76%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dimana dapat dilihat bahwasanya
dari pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakanpendekatan TaRL dapat
meningkatkan keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS.