Abstract :
Weni, 2024. Pengembangan E-Modul Fisika Berbasis PBL Menggunakan Flip
PDF Professional Pada Materi Listrik Arus Searah: Skripsi, Jurusan
Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, FKIP Universitas Jambi,
Pembimbing (I) Drs. M. Hidayat, M.Pd., (II) Rahma Dani, S.Pd., M.Pd.
Kata kunci: E-modul, Problem Based Learning, Listrik Arus Searah
Penggunaan teknologi dalam kegiatan belajar tidak terelakkan lagi salah satunya
media pembelajaran berbasis elektonik seperti e-modul. Kegiatan belajar yang
memanfaatkan teknologi ialah Fisika. Penelitian ini bertujuan untuk
mengembangkan e-modul Fisika berbasis PBL menggunakan Flip PDF
Professional pada materi Listrik Arus Searah dan untuk mengetahui
pengembangan e-modul, validitas e-modul, praktikalitas e-modul, serta efektivitas
terhadap e-modul Fisika yang dikembangkan.
Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode penelitian
dan pengembangan (Research & Development). Adapun model pengembangan
yang digunakan ialah 4-D yang terdiri ata 4 tahapan diantaranya Define
(Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan), dan
Disseminate (Penyebaran). Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta
didik kelas XII MIPA 2 SMA N 12 Kota Jambi. Instrumen pengumpulan data
berupa data kualitatif diperoleh dari tahapan validasi produk, data yang didapat
berupa saran, krittik, serta tangapan dari tim ahli validasi materi, validasi media,
praktikalitas tenaga pendidik dan angket efektivitas respon peserta didik yang
digunakan untuk perbaikan produk. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari data
hasil angket efektivitas hasil belajar peserta didik berupa pretest dan posttest.
Hasil penelitian diperoleh melalui validasi ahli, praktikalitas tenaga pendidik,
respon, pretest dan posttest peserta didik. Pada validasi materi diperoleh skor 96%
dengan kategori ?sangat valid? setelah melakukan revisi sebanyak 3 kali. Lalu ahli
media diperoleh skor 91,1% dengan kategori ?sangat valid? setelah melakukan
revisi sebanyak 3 kali. Pada praktikalitas tenaga pendidik diperoleh skor 100%
dengan kategori ?sangat paktis?. Kemudian untuk efektivitas dilakuan uji coba
kelompok kecil pada tahap pengembangan respon peserta didik sebesar 89,6%
dengan kategori ?sangat efektif? kemudian melalui angket hasil belajar dengan
interpretasi N-Gain sebesar 0,76 pada kategori ?tinggi? dan tafsiran efektivitas N-
Gain sebesar 76,1% dengan kategosi ?efektif?. Selanjutnya dilakukan penyebaran
diberikan perlakuan yang sama dengan subjek uji coba peserta didik kelas XII
MIPA 1 SMAN 12 Kota Jambi dengan uji coba lapangan terbatas dan
menggunakan angket efektivitas berupa respon peserta didik sebesar 84,8%
dengan kategori ?sangat efektif? kemudian angket hasil belajar dengan interpretasi
N-Gain sebesar 0,5 dengan kategori ?sedang? dan tafsiran efektivitas N-Gain
sebesar 59,4% dengan kategori ?cukup efektif?.
Melalui hasil penelitian tersebut dapat dikatakan e-modul layak untuk digunakan,
serta teruji kepraktisan dan keefektifannya, selain itu e-modul sangat mudah
diakses melalui smartphone, leptop, maupun komputer. Sehingga e-modul dapat
dijadikan bahan ajar tambahan bagi peserta didik untuk belajar mandiri.