Abstract :
Latar Belakang : Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.) mengandung senyawa flavonoid yang diduga memiliki potensi sebagai antidiabetes. Fermentasi SCOBY dapat meningkatkan nilai gizi, kualitas rasa dan aroma serta kandungan senyawa aktif. Tujuan penelitian ini mengetahui apakah infusa kulit buah manggis dan fermentasi SCOBY kulit buah manggis memiliki aktivitas antidiabetes, mengetahui konsentrasi efektif pemberian dan melihat perbandingan aktivitas infusa kulit buah manggis dan fermentasi scoby kulit buah manggis dalam memberikan efek antidiabetes. Metode : Metode yang digunakan pada penelitian ini bersifat eksperimental dengan 5 kelompok perlakuan yang terdiri dari kontrol normal, kontrol positif, kontrol negatif, Perlakuan infusa kulit buah manggis volume pemberian 1 ml/100gBB, Perlakuan infusafermentasi scoby kulit buah manggis dengan volume pemberian 1 ml/100gBB. Metode Ekstraksi yang digunakan yakni metode infusa. Uji yang dilakukan yaitu pengujian kadar fenol total, flavonoid total, profil senyawa dan pengukuran kadar gula darah pada hari ke-3, ke-7 dan ke-14. Analisis data dilakukan dengan two way anova dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa infusa kulit buah manggis dan fermentasi SCOBY kulit buah manggis dapat menurunkan kadar gula darah pada volume pemberian 1ml/100gBB. Hasil ini menunjukkan bahwa infusa kulit buah manggis dan fermentasi SCOBY kulit buah manggis memiliki aktivitas sebagai antidiabetes. Kesimpulan : Fermentasi SCOBY kulit buah manggis dengan volume pemberian 1 ml/100gBB merupakan konsentrasi paling efektif dalam menurunkan kadar gula darah. Kata kunci : Antidiabetes, kulit buah manggis, infusa, fermentasi SCOBY, kadar gula darah, fenol total, flavonoid total, LCMS.