Abstract :
Bank dalam menjalankan kegiatan bisnisnya memiliki fungsi sebagai lembaga
perantara atau penengah antara pihak yang surplus dana dengan pihak yang defisit
dana. Fungsi sebagai lembaga perantara disini berarti bahwa bank merupakan
lembaga yang mewadahi dana masyarakat dalam bentuk giro,tabungan dan deposito
serta mengalokasikan dana tersebut dalam bentuk kredit kepada pihak yang defisit
dana. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui dan menganalisis
perkembangan kredit modal kerja, kredit investasi, kredit konsumsi dan
pertumbuhan ekonomi seluruh provinsi di Indonesia pada periode 2018-2022 dan
2) mengetahui dan menganalisis pengaruh kredit modal kerja, kredit investasi dan
kredit konsumsi terhadap pertumbuhan ekonomi seluruh provinsi di Indonesia pada
periode 2018-2022. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi
data panel.
Hasil penelitian ini menunjukkan perkembangan kredit modal kerja di Indonesia
selama tahun 2018-2022 rata-rata perkembangannya sebesar 3,78 persen pertahun.
Perkembangan kredit investasi di Indonesia selama tahun 2018-2022 rata-rata
perkembangannya sebesar 3,34 persen pertahun. Perkembangan kredit konsumtif
di Indonesia selama tahun 2018-2022 rata-rata perkembangannya sebesar -1,78
persen pertahun dan pertumbuhan ekonomi selama tahun 2018-2022 mengalami
perkembangan yang berfluktuasi dengan rata-rata perkembangan sebesar 3,42
persen. Berdasarkan hasil regresi linier berganda bahwa variabel kredit modal kerja,
Kredit investasi dan kredit konsumsi secara bersama-sama berpengaruh signifikan
terhadap variabel pertumbuhan ekonomi pada seluruh provinsi di Indonesia.
Sedangkan secara parsial variabel kredit modal kerja dan kredit investasi
berpengaruh signnifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada seluruh provinsi di
Indonesia
Kata Kunci : Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, Kredit Konsumsi, Pertumbuhan Ekonomi
In carrying out its business activities, banks have the function of being an intermediary
or intermediary institution between parties who have a surplus of funds and parties
who have a deficit of funds. The function as an intermediary institution here means that
the bank is an institution that accommodates public funds in the form of current
accounts, savings and deposits and allocates these fundsin the form of credit to parties
who have a deficit of funds. Thisresearch aims
1) to determine and analyze the development of working capital credit, investment
credit, consumption credit and economic growth in all provinces in Indonesia in the
2018-2022 period and 2) to determine and analyze the influence of working capital
credit, investment credit and consumption credit on economic growth all provinces in
Indonesia in the 2018-2022 period. The analytical tool used in this research is panel
data regression.
The results of this research show that the development of working capital credit in
Indonesia during 2018-2022 averaged 3.78 percent per year. The development of
investment credit in Indonesia during 2018-2022 averaged 3.34 percent per year. The
development of consumer credit in Indonesia during 2018-2022 averaged -1.78 percent
per year and economic growth during 2018-2022 experienced fluctuating development
with an average development of 3.42 percent. Based on the results of multiple linear
regression, the variables working capital credit, investment credit and consumption
credit together have a significant effect on the economic growth variable in all
provinces in Indonesia. Meanwhile, partially the working capital credit and investment
credit variables have a significant effect on economic growth in all provinces in
Indonesia
Keywords: Working Capital Credit, Investment Credit, Consumption Credit,
Economic Growth.