Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang cenderung kurang tertarik dalam pembelajaran fisika. Hal ini dikarenakan biasanya siswa kurang paham dalam menerapkan rumus dan kesulitan dalam menyelesaikan soal yang menggunakan operasi dasar matematika. Selain kesulitan tersebut biasanya pengalaman belajar siswa yang kurang menyenangkan menjadikan siswa cenderung enggan dalam mengikuti pembelajaran fisika. Padahal baik kemampuan operasi dasar matematika maupun pemahaman konsep dan minat belajar adalah hal yang sangat penting dalam pembelajaran fisika. Selain itu hal ini juga menjadi tuntutan pada tujuan dan capaian pembelajaran pada kurikulum merdeka. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan siswa dalam operasi dasar matematika terhadap minat belajar dan pemahaman konsep fisika siswa SMAN 6 Kota Jambi pada materi gerak lurus.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain yang digunakan yaitu kausal asosiatif untuk melihat hubungan sebab akibat antar dua variabel. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Pengambilan data kemampuan siswa dalam operasi dasar matematika siswa dan pemahaman konsep menggunakan instrumen berupa soal tes pilihan ganda, sedangkan untuk data minat belajar menggunakan instrumen kuesioner (angket). Kemudian dilakukan analisis data uji prasyarat dan uji hipotesis menggunakan bantuan software SPSS 26.
Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan taraf signifikansi 5% dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara kemampuan siswa dalam operasi dasar matematika terhadap minat belajar fisika siswa SMAN 6 Kota Jambi dan terdapat pengaruh antara kemampuan siswa dalam operasi dasar matematika terhadap pemahaman konsep fisika siswa SMAN 6 Kota Jambi.