Abstract :
Timbal merupakan salah satu logam berat yang menyebabkan pencemaran
terhadap lingkungan yang dapat membahayakan kesehatan. Oleh karena itu,
keberadaan logam Pb yang mencemari harus diatasi. Salah satu cara untuk
mengurangi kandungan logam berat terlarut adalah dengan penyerapan pada
permukaan padatan (adsorben). Salah satu adsorben yang banyak dipelajari
dan dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir adalah biochar. Biochar
adalah material hasil pirolisis biomassa pada lingkungan oksigen terbatas.
Dalam penelitian ini untuk meningkatkan kinerja penyerapan logam Pb, biochar
dari cangkang sawit dimodifikasi dengan H2SO4.
Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pengaruh modifikasi biochar cangkang
sawit dengan H2SO4 terhadap karakteristik yang dimiliki biochar dengan
instrumen FTIR dan SEM-EDX, menentukan kondisi pH dan konsentrasi
optimum untuk removal logam berat Pb serta mendapatkan kapasitas dan
kinetika adsorpsi. Setelah dilakukan modifikasi biochar dengan asam sulfat
didapatkan peningkatan sebesar 19,05% pada luas permukaan spesifiknya, dari
3127,67 m2g-1 menjadi 3724,09 m2g-1
.Karakterisasi SEM untuk hasil morfologi
H2SO4-Modified terlihat bahwa permukaannya menjadi kasar, dan hasil EDX
setelah dimodifikasi dengan H2SO4 unsur O bertambah dari 10,86% menjadi
12,24%. Pada hasil analisis FTIR yang menunjukkan munculnya pita serapan
yang diperoleh dari pengujian biochar modifikasi yaitu ?OH, C-H dan C-O. Pada
pengujian menggunakan variasi pH pada penelitian ini setelah dimodifikasi
terjadi pada pH optimum pH 4, pada konsentrasi terjadi konsentrasi optimum
yang dapat diserap adsorben yaitu 10 ppm, sehingga didapatkan kapasitas
adsorpsi sebesar 0,96 mg/g dengan waktu 70 menit serta model isoterm
adsorpsi yang digunakan yaitu model isoterm Langmuir dengan nilai r2 0,856.
Pada penelitian ini kinetika adsorpsi mengikuti model orde dua dengan nilai r2
0,7052.