Abstract :
Subandiyo, May. 2018. Kajian Tingkat Kemampuan Guru Kelas Sekolah Dasar
Tentang Etnolinguistik Di Kecamatan Bajubang: Skripsi, Jurusan Ilmu
Pendidikan, FKIP Universitas Jambi, Pembimbing: (I) Drs.Syahrial, M.Ed.,
Ph.D., (II) Drs. Faizal Chan., S. Pd.,M.Si.,
Kata kunci: Etnolinguistik, Strategi, kendala.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengetahuan Guru Sekolah dasar di
Kecamatan Bajubang tentang Etnolinguistik serta strategi dalam implementasikan
di pembelajaran.
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Bajubang pada bula 15 November s/d 15
Desember 2018. Data penelitian diperoleh dengan cara menyebarkan angket
kepada Guru Kelas (sebagai data utama), wawancara dengan guru kelas (sebagai
data utama) dan dokumentasi berupa foto kegiatan dengan RPP (sebagai data
penunjang) Setelah angket dikembalikan, data dianalisis secara kuantitatif dengan
SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan guru sekolah dasar di
kecamatan Bajubang Masuk kedalam kategori Sedang. Diperoleh hasil dengan
kategori 6% dari 18 guru kelas masuk kedalam kategori Tinggi, 61% dari 18 guru
kelas masuk kedalam kategori Sedang, 33% dari 18 guru kelas masuk kedalam
kategori Rendah. Strategi yang guru gunakan dalam mengimplementasikan
pembelajaran berbasis etnolinguistik sendiri bervariasi guru lebih sering
mengarahkan dengan belajar di luar ruangan yaitu berintraksi dengan lingkungan
sekitar, praktik berbicara dengan teman, dan bermain peran. Kendala yang di
hadapi oleh guru kelas ketika akan menerapkan pembelajaran berbasis
etnolinguistik yaitu tidak tersedianya alat peraga atau media, sarana dan prasarana
tidak ada, sumber belajar buku tentang bahasa daerah tidak tersedia, latar
belakang siswa yang berbeda, dan guru bukan asli daerah jambi melainkan
pendatang dari suku lain di luar jambi.
Dari hasil penelitian ini sebaiknya guru dapat memasukan nilai kearifan lokal
tentang Etnolinguistik sekitar dengan menyiapkan materi berdasarkan lingkungan
sekitar, serta membuat media atau alat peraga yang sesuai dengan lingkungan
sekitar. Untuk sarana dan prasarana harapanya sekolah dapat menyediakan
sumber belajar yang berisi bahasa daerah khususnya jambi.