Abstract :
Polisemi dalam buku teks bahasa Indonesia merupakan sebuah bentuk
kebahasaan yang memiliki berbagai macam makna atau makna yang memilki
makna ganda. Polisemi juga memilki hubungan medan makna yang kriterianya
yaitu medan makna kolokasi. Faktor yang memepengaruhi terjadinya polisemi
adalah pergeseran pemakaian, spesialisasi dalam lingkungan sosial, bahasa
figuratif, penafsiran kembali pasangan berhomonim.
Permasalahan yang muncul dari latar belakang adalah bagaimana polisemi
dan hubungan medan makna polisemi dalam buku teks bahasa Indonesia. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan polisemi dalam buku teks bahasa
Indonesia dan hubungan medan makna polisemi dalam buku teks bahasa
Indonesia.
Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sasaran pada penelitian ini adalah
siswa-siswi kelas VII SMP dan pendidik. Teknik pengumpulan data adalah
dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti selaku instrument
utama, dan instrument bantu berupa tabel data. Data dalam penelitian ini kata-kata
atau kalimat di dalam buku teks bahasa Indonesia yang dianalisis dengan metode
analisis deskriptif kualitatif yaitu, polisemi dan hubungan medan makna polisemi.
lokasi penelitian dilakukan dikost Jl. Karimata gang Renggali, waktu penelitian
dilaksanakan pada bulan Februari hingga bulan Juni tahun 2015.
Hasil penelitian ini adalah bahwa klasifikasi polisemi yaitu pergeseran
pemakaian, spesialisasi dalam lingkungan sosial, bahasa figuratif, dan penafsiran
kembali pasangan berhomonim. Data polisemi yang paling banyak ditemukan
adalah faktor bahasa figuratif. Untuk menentukan hubungan medan makna pada
buku teks, peneliti menggunakan kriteria medan makna kolokasi