Institusion
Universitas Muhammadiyah Jember
Author
Putri, Rita Dwi Surya Prastiwi
Subject
410 Linguistics
Datestamp
2021-06-24 02:47:29
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kebahasaan, nilai rasa, dan
penerapan aspek disfemia yang ada pada teks berita siswa dalam pembelajaran bahasa
Indonesia di SMP. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa itu sendiri sedangkan objek
penelitiannya adalah kata yang mengandung disfemia yang terdapat pada teks berita siswa.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah baca catat. Instrumen yang
digunakan adalah peneliti sendiri yang didukung dengan pengetahuan seperangkat kriteria
kedisfemiaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik padan
pragmatik, teknik sisip, dan teknik ganti. Teknik padan pragmatik digunakan untuk
menganalisis nilai rasa yang diungkapkan oleh bentuk kebahasaan disfemia. Teknik sisip
digunakan untuk menganalisis bentuk satuan gramatika disfemia. Teknik ganti digunakan
untuk mengetahui kesamaan kelas antara unsur pengganti dengan unsur terganti. Pengecekan
keabsahan temuan dilakukan dengan teknik pemeriksaan. Teknik pemeriksaan keabsahan
data dilakukan dengan meningkatkan ketekunan dan triangulasi.
. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, bentuk kebahasaan disfemia
yang ditemukan, yaitu berupa kata dan frase. Kedua, nilai rasa disfemia yang ditemukan,
yaitu menyeramkan, mengerikan, menakutkan, menjijikkan, menguatkan untuk menunjukkan
kekasaran, menguatkan untuk menunjukkan usaha, dan menguatkan untuk menunjukkan
kejengkelan. Dalam penulisan berita, siswa lebih cenderung menggunakan bentuk disfemia
berupa kata daripada frase. Pada bentuk disfemia berupa kata sudah mencakup semua nilai
rasa disfemia, sedangkan pada bentuk disfemia berupa frase hanya beberapa saja dikarenakan
hanya sedikit siswa yang menggunakan frasedalam penulisan teks berita. Ketiga, siswa
menulis berita dengan menerapkan unsur disfemia. Hasil penerapannya antara lain, (1) siswa
mampu memahami pengertian dan tujuan penggunaan disfemia, (2) siswa mampu
mengidentifikasi bentuk kebahasaan disfemia, (3) siswa mampu mengidentifikasi nilai rasa
disfemia, (4) siswa diharapkan mampu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari di
masyarakat.