DETAIL DOCUMENT
Analisis Gaya Bahasa pada Puisi Karya Siswa Kelas VIII H SMP Negeri 1 Umbulsari Tahun Pelajaran 2016/2017
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Jember
Author
Muntamah, Rizky Eka
Subject
414 Phonology & Phonetics 
Datestamp
2021-06-24 02:53:31 
Abstract :
Gaya bahasa merupakan unsur penting yang ada pada puisi karya siswa. Gaya bahasa adalah bentuk tulisan maupun lisan yang dipakai dalam suatu karangan yang bertujuan untuk mewakili perasaan dan pikiran dari pengarang. Puisi karya siswa adalah puisi bebas yang ditulis oleh siswa. Puisi dapat dikatakan puisi yang bagus apabila didalamnya terdapat gaya bahasa jika didalam puisi tidak terdapat gaya bahasa maka puisi tersebut dapat dikatakan puisi yang jelek. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui jenis gaya bahasa yang digunakan oleh siswa dalam membuat puisi bebas. Masalah dalam penelitian ini adalah gaya bahasa apa sajakah yang digunakan oleh siswa kelas VIII H dalam menulis puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis gaya bahasa pada puisi karya siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Umbulsari. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sasaran penelitian adalah siswa kelas VIII H SMP Negeri 1 Umbulsari tahun pelajaran 2016/2017. Tempat penelitian di SMP Negeri 1 Umbulsari. Data penelitian berupa gaya bahasa pada setiap larik puisi karya siswa dan sumber data berupa puisi bebas karya siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumen. Peneliti sebagai instrumen utama dengan menggunakan alat bantu berupa tabel. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Langkah pertama reduksi data, kedua penyajian data dan ketiga penarikan simpulan/verifikasi. Untuk mengecek keabsahan data peneliti menggunakan ketekunan pengamatan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa sering menggunakan empat jenis gaya bahasa, gaya bahasa tersebut meliputi gaya bahasa perbandingan (perumpamaan, metafora, personifikasi dan antitesis), gaya bahasa pertentangan (hiperbola dan inuendo), gaya bahasa pertautan (metonimia) dan gaya bahasa perulangan (anafora, epistrofa dan mesodiplopsis). Menurut siswa kesepuluh macam gaya bahasa tersebut lebih mudah digunakan dan mudah dimengerti dibandingkan dengan gaya bahasa yang lainnya. Namun dari 36 puisi karya siswa kelas VIII H terdapat empat puisi yang tidak mengandung gaya bahasa oleh karena itu keempat puisi tersebut dapat dikatakan puisi yang jelek. Sehubungan dengan hal tersebut, puisi dapat dikatakan baik apabila didalam sebuah puisi terdapat gaya bahasa 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Jember