DETAIL DOCUMENT
FORMULASI KOMPOS KIRINYUH AZOLLA DENGAN PENAMBAHAN PUPUK P DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN dan PRODUKSI TANAMAN PARE (Momordica charantia. L)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Muhammadiyah Jember
Author
WASKITO, ANDRE BUDI
Subject
631 Specific Techniques of 
Datestamp
2021-07-21 08:33:37 
Abstract :
Penelitian ini Bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis kompos Kirinyuh Azolla dan pupuk P yang tepat terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pare. Penelitian ini dilaksanakan dilahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember dari bulan September 2015 sampai bulan November 2015 dengan ketinggian 89 meter diatas permukaan laut. Rancangan yang digunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) terdapat dua faktor, Faktor pertama adalah dosis kompos kirinyuh azolla terdiri dari F0: Kontrol, F1: 4,5 ton/ha (900 g/plot), F2: 9 ton/ha (1800 g/plot), F3: 13,5 ton/ha (2700 g/plot) faktor kedua dosis pupuk P yaitu P0: Kontrol, P1: 50 kg/ha (10g/plot), P2: 100 kg/ha (20 g/plot). Kesimpulan dari penelitian ini adalah Perlakuan kompos kirinyuh azolla pada dosis 13,5 ton/ha (F3) memberikan hasil terbaik pada variabel pengamatan baik pertumbuhan maupun produksi tanaman pare. Dosis pupuk P (SP-36) 100 kg/ha (P2) memberikan hasil terbaik pada variabel pengamatan produksi tanaman pare. Pemberian kompos kirinyuh azolla tidak berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan umur berbunga, panjang buah umur 45 hst dan 48 hst, tetapi sangat berpengaruh nyata terhadap jumlah daun umur 7, 14 dan 21 hst, total berat buah, panjang buah umur 49 hst, 50 dan 51 hst, total berat buah perplot, berat basah brangkasan dan berat kering brangkasan. Perlakuan dosis pupuk P berpengaruh terhadap hasil variabel pengamatan total berat buah, panjang buah umur 45, 48, 49, 50 dan 51 hst, total berat buah perplot , berat basah brangkasan dan berat kering brangkasan. Interaksi antara pemberian dosis kompos kirinyuh azolla dan pupuk P (SP-36) tidak memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan tanaman pare, namun berbeda sangat nyata pada produksi tanaman pare dengan variabel pengamatan berat basah brangkasan dan berat kering brangkasan. Kombinasi perlakuan dosis kompos kirinyuh azolla 13,5 ton/ha dan Pupuk P (SP-36) 100 kg/ha (F3P2) merupakan kombinasi terbaik diantara kombinasi perlakuan lainnya. 
Institution Info

Universitas Muhammadiyah Jember