Institusion
Universitas Muhammadiyah Jember
Author
Annisafitriya, Annisafitriya
Subject
370 Education
Datestamp
2021-07-29 00:56:43
Abstract :
Kopi arabika adalah salah satu jenis kopi yang memiliki banyak penggemar karena memiliki citarasa yang lebih baik dibandingkan jenis kopi lainnya. Oleh karena itu, banyak varietas kopi arabika yang terbaru salah satunya adalah kopi arabika (Coffea arabica) varietas andungsari 2K yang dikembangkan oleh pusat penelitian kopi dan kakao yang berpusat di Kabupaten Jember. Saat ini, para penikmat kopi selalu menginginkan kopi dengan citarasa dan aroma yang baik daripada kandungan kopi itu sendiri. Kopi yang memiliki aroma dan citarasa yang baik harus melewati proses roasting cukup lama, namun hal tersebut berpengaruh terhadap berkurangnya kandungan kafein pada biji kopi.
Masalah dalam penelitian ini adalah pengaruh penggunaan berbagai macam waktu dalam proses roasting terhadap jumlah kandungan kafein dan organoleptik biji kopi arabika (Coffea arabica) varietas andungsari 2K, serta bagaimana mengembangkan hasil penelitian menjadi sumber belajar biologi berupa lembar kerja peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan berbagai macam waktu dalam proses roasting terhadap jumlah kandungan kafein dan organoleptik biji kopi arabika (Coffea arabica) varietas andungsari 2K dan dapat dikembangkan sebagai sumber belajar biologi berupa lembar kerja peserta didik.
Penelitian ini dilakukan di 3 tempat laboratorium yang berbeda. Jenis penelitian yaitu eksperimen dengan metode studi kasus sekali selidik (one shot case study) atau penelitian menggunakan satu kelompok yang diberi perlakuan kemudian dilakukan pengamatan. Hasil dari penelitian ini nantinya dikembangkan berupa lembar kerja peserta didik dengan menggunakan model four-D yang di batasi sampai tiga tahap saja meliputi: define, design, dan development.
Berdasarkan hasil penelitan yaitu penggunaan berbagai macam waktu dalam proses roasting memberikan pengaruh terhadap jumlah kandungan kafein biji kopi arabika (Coffea arabica) varietas andungsari 2K, dimana jumlah kandungan kafein tertinggi yaitu pada biji kopi yang di roasting selama 2 menit sebesar 1,235%. Jumlah kandungan kafein terendah yaitu pada biji kopi yang di roasting selama 14 menit sebesar 0,730%. Proses roasting juga memberikan pengaruh terhadap penilaian organoleptik. Perolehan nilai tertinggi yaitu pada biji kopi yang di roasting selama 16 menit sebesar 39,6. Serta, perolehan nilai terendah yaitu pada biji kopi yang di roasting selama 2 menit sebesar 22,5. Hasil dari penelitian ini kemudian dapat dikembangkan sebagai sumber belajar biologi dalam bentuk lembar kerja peserta didik.