Institusion
Universitas Muhammadiyah Jember
Author
Arditi, Nayunda Maharani
Subject
635 Garden Crops, Horticulture, Vegetables
Datestamp
2021-07-30 07:08:08
Abstract :
ABSTRAK
Ubi jalar merupakan komoditi sumber karbohidrat yang penting di Indonesia setelah padi, jagung dan ubi kayu. Tujuan penelitian: 1) menganalisis perbedaan produktivitas menurut skala luas lahan usahatani ubi jalar 2) menghitung perbedaan efisiensi penggunaan biaya produksi 3) menghitung perbedaan tingkat keuntungan 4) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi produksi ubi jalar. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitis berlokasi di Kabupaten Jember dengan data primer dan sekunder yang dianalisis menggunakan metode analisis produktivitas, analisis efisiensi biaya, analisis keuntungan dan regresi Cobb Douglass. Hasil penelitian: 1) ada perbedaan produktivitas usahatani ubi jalar menurut strata luas lahan di Kabupaten Jember yang berbeda nyata secara statistik pada taraf uji 1%. Produktivitas usahatani lahan luas sebesar 8.452 kg/hektar, lebih tinggi dibandingkan dengan lahan sempit sebesar Rp 5.684. 2) Ada perbedaan efisiensi biaya usahatani menurut strata luas lahan di Kabupaten Jember yang berbeda nyata secara statistik pada taraf uji 1%. Nilai R/C ratio petani lahan luas sebesar 1,64 lebih tinggi dari pada petani lahan sempit dengan nilai R/C ratio sebesar 1,41. 3) Ada perbedaan keuntungan usahatani menurut strata luas lahan di Kabupaten Jember yang berbeda nyata secara statistik pada taraf uji 1%. Keuntungan yang dihasilkan petani lahan luas sebesar Rp 4.046.411/hektar lebih tinggi dibandingkan dengan keuntungan yang dihasilkan petani lahan sempit yang nilainya sebesar Rp 1.738.228/hektar. 4) Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan secara statistik terhadap produksi usahatani ubi jalar yaitu faktor luas lahan, jumlah pupuk dan faktor tenaga kerja pada taraf uji 1%. Faktor yang berpengaruh tidak signifikan yaitu faktor jumlah bibit, umur, pendidikan, dan pengalaman bertani.
Kata kunci: efisiensi, keuntungan, ubi jalar, usahatani.